KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengunjungi rumah duka seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/2), yang meninggal dunia dalam sebuah peristiwa tragis dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Mu’ti menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga serta menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap kondisi sosial, psikologis, dan lingkungan tumbuh kembang anak.
“Secara pribadi dan atas nama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya ketahanan keluarga, kepedulian lingkungan, serta penanaman nilai-nilai kehidupan bagi anak-anak,” ujar Mu’ti.
Selain menyampaikan empati, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan kepada keluarga untuk membantu meringankan beban yang ditinggalkan. Bantuan tersebut diterima oleh pihak keluarga yang diwakili kerabat terdekat.
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah. Mereka berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar anak-anak mendapatkan pendampingan yang lebih baik, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Sebelumnya, seorang siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal dunia. Aparat setempat masih melakukan pendalaman untuk memahami latar belakang peristiwa tersebut, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Pemerintah daerah dan aparat pendidikan setempat menyatakan akan memperkuat pendampingan psikososial bagi siswa, serta meningkatkan peran sekolah dan masyarakat dalam mendeteksi dini persoalan yang dihadapi anak-anak.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa anak-anak membutuhkan ruang aman untuk didengar, dipahami, dan didampingi, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi keluarga.
Editor : Ayu Oktaviana