KALTENGPOS.JAWAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menggelar serangkaian pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis nasional dan internasional turut menjadi pembahasan.
Sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden menggelar beberapa rapat secara terpisah sepanjang hari bersama para menteri terkait.
“Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat,” ujar Teddy dalam unggahan di akun Instagram resminya, Senin (9/3).
Menurut Teddy, salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan situasi konflik di Timur Tengah.
Selain itu, Presiden juga membahas pembangunan 10 kampus baru di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) serta pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.
Pemerintah juga menyoroti upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri (PTN) agar mampu meningkatkan peringkat di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan universitas terkemuka di dunia.
Dalam rapat tersebut turut dibahas perkembangan program pendidikan mahasiswa asal Palestina di Universitas Pertahanan (Unhan). Program tersebut telah berjalan sejak 2022 ketika Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan.
Saat itu, Indonesia mengundang sekitar 20 hingga 40 pelajar Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia. Hingga kini, jumlah mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia telah mencapai sekitar 200 orang.
Selain isu pendidikan dan hubungan internasional, Presiden juga membahas kesiapan keamanan dan kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal sekitar 10 hari lagi.
Pemerintah memastikan berbagai persiapan dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Editor : Ayu Oktaviana