KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Pemerintah memastikan 5 macam program bantuan sosial akan disalurkan sepanjang April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga menyampaikan kabar baik, yakni melakukan percepatan birokrasi penyaluran bansos dengan memajukan jadwal penerimaan data pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal ini merespons daya beli masyarakat terancam turun di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok imbas perang AS-Israel vs Iran.
5 bansos yang alan disalurkan itu meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Mensos juga mengajak masyarakat penerima manfaat untuk tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.
“Kami mengajak secara bertahap mari kita juga ikut dalam program pemberdayaan sosial sehingga keluarga-keluarga penerima manfaat ke depan akan lebih mandiri sebagaimana harapan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Gus Ipul.
Mensos Gus Ipul menyampaikan bahwa kerja sama dengan PT Pos Indonesia sangat penting dalam menghadapi dinamika data penerima manfaat yang terus berubah, mengacu pada data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).
“Sekarang setiap tiga bulan bisa berubah (data penerima bantuan), maka dari itu kalau belum punya rekening kita bukakan dulu (burekol) sehingga bisa salur, pilihan paling cepat yaitu melalui PT Pos. Makanya sinergi Kemensos dengan PT Pos itu begitu besar. Setiap tiga bulan itu akan ada penyaluran kepada penerima manfaat yang baru, lalu berikutnya baru pakai Himbara,” terang Gus Ipul.(*)
Editor : Agus Pramono