KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Masyarakat kini berbondong-bondong melamar kerja di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Gaji yang diterima diprediksi akan besar, dan mereka akan berstatus pekerja dengan perjanjian waktu tertentu (PKWT).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan, total pelamar yang masuk mencapai 383.830 orang per Minggu (19/4/2026). Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap program penguatan ekonomi desa tersebut.
Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manajer di 30.000 Koperasi Desa Merah Putih dan 5.467 Kampung Nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Tedi Bharata mengatakan dengan sistem PKWT, maka penggajian manajer sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kalau untuk gajinya, karena sudah disampaikan bahwa status nantinya PKWT, kan ada aturannya, kita enggak bisa ngasal memberikan gaji. Jadi don't worry, gak usah terlalu khawatir," kata Tedi saat ditemui wartawan di kantor Kemenko Pangan, Senin (20/4/2026).
BKN Kawal Proses Perekrutan
Badan Kepegawaian Negara (BKN) berperan dalam mengawal proses pemenuhan dalam rangka pengadaan sumber daya manusia (SDM) agar berjalan transparan, akuntabel, dan berbasis merit. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Kepala BKN, Prof. Zudan.
BKN akan memastikan pemenuhan SDM untuk program strategis nasional ini akan berlangsung transparan sebagaimana yang selama ini dilakukan BKN dalam pengadaan ASN dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
“BKN akan mengawal prosesnya agar berlangsung sesuai sistem merit dan berintegritas, mulai dari pengawasan sistem seleksi hingga penjaminan standar kualifikasi agar target besar pemerintah ini tidak hanya tercapai secara angka, tetapi juga memiliki SDM yang kompeten dan terpercaya,”katanya.
Adapun proses pendaftaran Pengadaan SDM KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih akan dilakukan melalui portal resmi, yaitu phtc.panselnas.go.id.(*)
Editor : Agus Pramono