KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Bagi Anda calon pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026, pasti dirundung kebimbangan mau pilih instansi mana yang akan dicoba.
Pasalnya, banyak sekali kementerian, lembaga dan instansi yang membuka formasi. Nah, jika Anda bimbang dan ragu, bisa nih coba melamar CPNS 2026 di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Melihat dari penerimaan CPNS sebelumnya, Kemenhub selalu mencuri perhatian karena sistem seleksinya yang relatif lebih sederhana.
Rekrutmen sebelumnya, Kemenhub membuka sekitar 1.391 formasi dengan berbagai posisi strategis. Mulai dari masinis kapal, juru mesin, kelasi, hingga tenaga teknis seperti teknisi listrik kapal.
Tidak hanya itu, formasi tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, dan perawat juga turut tersedia. Bagi penyandang disabilitas, diperlukan surat keterangan dokter serta bukti aktivitas dalam bentuk video.
Sedangkan untuk posisi tertentu, seperti teknisi menara suar, dibutuhkan keterangan tinggi badan dari dokter pemerintah.
Selain persyaratan, calon pelamar juga harus siap menghadapi tiga tahapan seleksi utama, yaitu seleksi administrasi, SKD, dan SKB.
Kemenhub hanya menerapkan tiga tahapan utama yang wajib dilalui peserta. Hal ini dinilai lebih ringkas dibandingkan beberapa instansi lain yang menambahkan tes fisik, kesehatan, atau psikotes lanjutan.
Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Pada fase ini, peserta harus memastikan seluruh dokumen lengkap dan sesuai ketentuan.
Kesalahan kecil, seperti format file atau dokumen yang tidak valid, bisa langsung menggugurkan peluang.
Selanjutnya, peserta akan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT dari BKN.
Tes ini menjadi gerbang utama untuk menyaring kandidat terbaik berdasarkan kemampuan dasar.
Tahap terakhir adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Kombinasi nilai SKD dan SKB akan menentukan kelulusan akhir peserta. Dengan sistem seleksi yang lebih efisien ini, Kemenhub diprediksi kembali menjadi salah satu instansi favorit pada CPNS 2026.
Terlebih lagi, pada rekrutmen sebelumnya tersedia lebih dari 1.300 formasi yang mencakup berbagai bidang, terutama sektor transportasi laut.(*)
Editor : Agus Pramono