KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Usulan kebutuhan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 resmi ditutup pada 31 Maret 2026 lalu bagi instansi pemerintahan baik pusat maupun provinsi dan kabupaten kota.
Mereka telah menyampaikan kebutuhan aparatur untuk seleksi CASN tahun depan, dengan prioritas tenaga guru, kesehatan, dan teknis.
Berikut daerah yang sudah resmi terpantau mengumumkan akan ada perekrutan CPNS 2026:
• Kota Mataram
Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), total pegawai Kota Mataram yang akan pensiun sebanyak 185 ASN. Oleh karena itu, Kota Mataram mengusulkan formasi CASN 2026 sebanyak 200 formasi untuk jalur CPNS.
• Kabupaten Tulungagung
Pemkab Tulungagung telah mengusulkan 287 formasi CPNS ke Kementerian PANRB di akhir Maret sesuai petunjuk pengusulan formasi oleh pemerintah pusat.
Tulungagung memastikan formasi yang diajukan sudah mempertimbangkan anggaran daerah sehingga tidak akan melebihi 30% belanja pegawai. Formasi yang diajukan didominasi tenaga kesehatan seperti dokter.
• Kabupaten Kudus
Untuk CASN 2026, Kab. Kudus mengusulkan sebanyak 400 formasi. Formasi yang diajukan difokuskan untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Formasi yang diajukan belum diketahui apakah untuk CPNS atau PPPK.
• Kota Bekasi
Berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, pemenuhan pelayanan dasar serta menggantikan ASN yang memasuki BUP, Bekasi resmi mengusulkan 458 formasi CPNS 2026. Dari formasi total, terdiri formasi guru sebanyak 284 posisi, tenaga teknis sebanyak 129 posisi dan 45 posisi tenaga kesehatan.
• Kabupaten Kotim
Kotim resmi mengajukan 365 formasi CASN 2026. Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, menyebutkan kebutuhan ideal ASN di daerah tersebut mencapai sekitar 13 ribu orang dan saat ini hanya terdapat 9 ribu ASN.
Lalu, instansi mana saja lagi yang dipastikan buka formasi CASN 2026?
Ada juga provinsi besar di Pulau Jawa sudah resmi menyampaikan jika sudah usul formasi. Yakni, Jatim, Jateng, Jabar, dan Banten serta Provinsi Kalsel.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel telah menghimpun hampir 700 usulan kebutuhan formasi CPNS.
Usulan formasi tersebut akan diajukan kepada KemenPAN-RB sebagai tindak lanjut atas surat edaran Menteri PAN-RB terkait pengusulan formasi CPNS tahun 2026.
“Saat ini sudah hampir 700 formasi yang masuk dalam sistem dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses inventarisasi yang terus berjalan,”kata Kepala BKD Kalsel, Noryadi.
Kondisi ini menjadi sinyal bagi para calon pelamar untuk mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, mulai dari kelengkapan dokumen, latihan tes seleksi, hingga memantau informasi resmi dari pemerintah.(*)
Editor : Agus Pramono