KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Bagi Anda yang bersiap melamar menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), perlu mengetahui hal-hal yang bersifat kebangsaan.
Pada saat tes wawasan kebangsaan (TWK), akan ada beberapa soal yang mungkin saja dianggap sepele tapi menentukan.
Berikut adalah hal-hal yang perlu anda ketahui, yakni paham yang bertentangan dengan nasionalisme di Indonesia:
Primodialisme, Merupakan sikap selalu berkutat dengan provinsi atau daerah sendiri, di mana seseorang dalam kehidupan sosial yang sangat berpegang teguh terhadap hal yang dibawa sejak lahir baik berupa suku bangsa, kepercayaan, ras, adat-istiadat, daerah kelahiran, dan lain sebagainya. Paham ini selalu memandang daerah asalnya lebih baik dari daerah lain.
Sukuisme, merupakan paham yang mengangungkan suku bangsa sendiri dan tidak menghargai suku bangsa lain. Suatu paham yang memandang bahwa suku bangsanya lebih baik dibandingkan dengan suku bangsa yang lain, atau rasa cinta yang berlebihan terhadap suku bangsa sendiri.
Chauvinisme, merupakan paham yang mengangungkan bangsa/negara sendiri dan memandang rendah bangsa lain (nasionalisme yang sempit). Chauvinisme mengakibatkan penjajahan dari satu bangsa ke bangsa lain.
Ekstremisme, merupakan paham/keyakinan yang sangat kuat terhadap suatu pandangan yang melampaui batas kewajaran dan bertentangan dengan hukum yang berlaku.
Etnosentrisme, adalah sikap yang berlandaskan pada kelompok atau kebudayaannya sendiri, dan memicu rasa bahwa kebudayaannya lebih unggul dibandingkan kebudayaan lain.
Rasisme, adalah doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada manusia (ras) menentukan pencapaian budaya atau individu tertentu. Dapat dikatakan suatu ras tertentu lebih superior daripada ras lainnya.
Relativisme Budaya, adalah prinsip bahwa kepercayaan dan aktivitas setiap orang harus dipahami menurut budaya orang itu sendiri.
Eksklusivisme, adalah paham yang memiliki kecendurungan untuk memisahkan diri dari bagian masyarakat lainnya.
Pluralisme, terdiri dari dua kata, yaitu plural dan isme yang secara harfiah berarti paham atas keberagaman. Secara luas, pluralisme merupakan paham yang menghargai adanya perbedaan dalam suatu masyarakat dan memperbolehkan kelompok yang berbeda tersebut untuk tetap menjaga keunikan budayanya masing-masing.
Patriotisme, adalah sikap yang berani, pantang menyerah, dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Patriotisme berasal dari kata patriot dan isme yang berarti sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan. Pengorbanan ini dapat berupa pengorbanan harta benda maupun jiwa raga.
Ya, itulah sejumlah kata terkait nasionalisme yang bisa anda hafalkan sebelum mengikuti tes TWK. Semoga beruntung (*)