Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Presiden Prabowo Tanggapi Isu Indonesia Gelap, Persilakan yang Tak Sepakat untuk Pergi

Miftahul Ilma • Rabu, 29 April 2026 | 17:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto kembali merespons isi Indonesia gelap
Presiden Prabowo Subianto kembali merespons isi Indonesia gelap

 

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali merespons isi Indonesia gelap yang sempat ramai diperbincangkan publik. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri peresmian proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menilai narasi tersebut tidak berdasar dan justru bertolak belakang dengan kondisi yang ada. Ia bahkan menyindir pihak-pihak yang kerap menyuarakan hal tersebut.

“Indonesia gelap, matanya buram Indonesia gelap, Indonesia terang, ada yang mau kabur. Ada yang mau kabur, kabur saja,” kata Prabowo, mengutip Youtube Sekretariat Presiden. 

Ia juga menyinggung soal sikap sebagian pihak yang dinilainya tidak menunjukkan kecintaan terhadap tanah air. Menurutnya, Indonesia justru berada dalam posisi aman di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Hei orang-orang pintar bukalah, bukalah berita, lihat lah. Kita ditempatkan sebagai negara paling aman di dunia sekarang, kabur aja deh, ya kabur aja biar kita enggak gaduh,” ucapnya.

Prabowo menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh program berjalan untuk kepentingan rakyat. Ia ingin hasil pengelolaan kekayaan negara bisa dinikmati secara luas, bukan hanya oleh kelompok tertentu.

Ia juga mengkritik praktik lama dalam pengelolaan sumber daya alam yang dinilai tidak memberi manfaat optimal bagi negara.

“Sudah terlalu lama sumber daya alam kita dikuasai oleh pedagang-pedagang yang saya pertanyakan nasionalisme mereka, kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank milik rakyat, tapi mereka begitu berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia,” ujar dia. (*)

Editor : Agus Pramono
#indonesia gelap #respons indonesia gelap #kenapa indonesia gelap #Presiden Prabowo