Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Daftar Homeless Media yang Digandeng Pemerintah, Pengamat Singgung Potensi Intervensi 

Agus Pramono • Kamis, 7 Mei 2026 | 13:10 WIB

 

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. Bayu Pratama/Antara
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. Bayu Pratama/Antara

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM– Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan pemerintah kini menggandeng sejumlah platform digital yang dikenal sebagai “homeless media” sebagai mitra komunikasi pemerintah.

Kolaborasi itu dilakukan melalui wadah New Media Forum yang beranggotakan berbagai pelaku media digital dan kreator konten dengan jutaan pengikut di media sosial.

“New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media,” ujar Qodari dalam jumpa pers di kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Menurut Qodari, pemerintah melihat pengaruh besar media digital tersebut dalam membentuk opini publik, terutama di kalangan generasi muda.

Daftar homeless media yang disebut oleh Bakom RI:

1.    Folkative: IG @folkative

2.    Indozone: IG @indozone.id

3.    Dagelan: IG @dagelan

4.    Indomusikgram: IG @indomusikgram

5.    Infipop: IG @infipop.id

6.    Narasi: IG @narasinewsroom

7.    Muslim Folks: IG @muslimfolks.id

8.    USS Feeds: IG @ussfeeds

9.    Bapak-Bapak ID: IG @bapak2id

10. Menjadi Manusia: IG @menjadimanusia.id

11. GNFI: IG @gnfi

12. Cretivox: IG @cretivox

13. Kok Bisa: IG @kokbisa

14. Taubatters: IG @taubatters

15. Pandemic Talks: IG @pandemictalks

16. Kawan Hawa: IG @kawanhawa

17. Volix: IG @volix.media

18. Ngomongin Uang: IG @ngomonginuang

19. Big Alpha: IG @bigalphaid

20. Good Stats: IG @goodstats.id

21. Hai Dudu: IG @hai.dudu

22. Proud Project: IG @proud.project

23. Vibiz: IG @vibizmedia

24. Unframed: IG @unframed.it

25. Kumpul Leaders: IG @kumpul.leaders

26. CXO Media: IG @cxomedia

27. The Maple Media: IG @themaplemedia

28. How to be Nothing: IG @htbn.id

29. Everest Media: IG @everestmedia.id

30. Geometry Media: IG @geometrymedia

31. Folks Daily

32. Dream: IG @dreamcoid

33. Melodi Alam: IG @melodi.alam

34. NKTSHI

35. Modestalk: IG @modestalk.id

36. Lead Media: IG @lead.co.id

37. Nalar TV: IG @redaksinalartv

38. Mahasiswa dan Jakarta: IG @mahasiswadanjakarta

39. Notch Plus

40. Mature Indonesia: IG @mature.idn

 

Ia menyebut, total pengikut platform-platform tersebut bisa mencapai ratusan juta akun dengan jumlah tayangan bulanan menyentuh miliaran views.

“Dengan realita bahwa New Media sudah punya followers yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai angka miliaran, 4 sampai 6 miliar satu bulan, hemat kami yang terbaik adalah kita bisa engage agar membuat kualitas New Media semakin meningkat,” paparnya.

Namun langkah pemerintah menggandeng homeless media menuai sorotan dari kalangan akademisi.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia, Masduki, menilai kebijakan tersebut memiliki dua sisi yang kontradiktif.

Di satu sisi, pelibatan media digital dianggap sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap kekuatan new media dalam memengaruhi opini publik. Namun di sisi lain, kerja sama tersebut dinilai berpotensi mengancam independensi media.

Masduki mengingatkan, bantuan atau dukungan pemerintah kepada media kerap disertai kepentingan tertentu, terutama dalam membangun citra positif pemerintah.

“Jadi karena tidak ada makan siang gratis istilahnya, pemerintah memberikan dana itu biasanya kepada media tujuannya adalah propaganda ya untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan pemerintah secara positif,” kata Masduki.

Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai potensi intervensi pemerintah terhadap arah pemberitaan maupun konten media digital yang kini memiliki pengaruh besar di ruang publik.

Dalam jumpa pers, Qodari menyoroti bahwa sejumlah platform digital tersebut memiliki pengikut hingga puluhan bahkan ratusan juta, dengan total tayangan bulanan yang mencapai miliaran.

"Dengan realita bahwa New Media sudah punya followers yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai angka miliaran, 4 sampai 6 miliar satu bulan, hemat kami yang terbaik adalah kita bisa engage agar membuat kualitas New Media semakin meningkat," paparnya.(*)

 

 

Editor : Agus Pramono
#daftar homeless media #bakom ri gandeng homeless media #homeless media #qodari