Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Presiden Prabowo Mimpi Indonesia Bisa Produksi Mobil hingga HP Sendiri

Miftahul Ilma • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Presiden Prabowo Subianto punya mimpi besar terhadap arah masa depan industri nasional. Indonesia, menurutnya, tidak boleh terus berada di posisi sebagai konsumen produk luar negeri, sementara kekayaan alam dalam negeri justru mengalir keluar tanpa nilai tambah besar.

Di hadapan sidang parlemen di Gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026) kemaren, Prabowo menegaskan pemerintah sedang mendorong percepatan industrialisasi nasional dengan target membangun kekuatan produksi di dalam negeri, mulai dari kendaraan hingga perangkat teknologi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Warga Rekam Aparat-Aparat Nakal

“Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil kita sendiri, motor sendiri, televisi, komputer, hp sendiri, kita tidak boleh jadi hanya pasar negara lain,” paparnya.

Untuk menopang agenda besar tersebut, pemerintah disebut akan mengoptimalkan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai mesin pembiayaan proyek-proyek strategis nasional.

Menurut Prabowo, lembaga investasi itu akan diarahkan untuk mempercepat pembangunan sektor industri agar Indonesia mampu meningkatkan kapasitas produksi nasional dalam waktu lebih cepat.

“Danantara mempercepat biaya pembangunan khususnya investasi percepatan industrialisasi,” katanya. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Beberkan Penyebab Gaji Guru dan ASN Kecil

Prabowo mengatakan dirinya juga telah mengumpulkan sejumlah profesor dan pakar guna merancang arah industrialisasi Indonesia dalam jangka panjang. 

Ia meminta kalangan akademisi ikut terlibat aktif menciptakan terobosan bagi kemajuan industri nasional.

“Saya sudah kumpulkan profesor kita, pakar kita, saya katakan pengabdian mu untuk bangsa wujudkan hari ini tidak boleh kita menyerah tidak boleh rendah diri,” bebernya. 

Menurutnya, industrialisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar Indonesia mampu keluar dari ketergantungan terhadap produk manufaktur luar negeri.

Baca Juga: Prabowo Blak-Blakan Soal Dugaan Bekingan Aparat: Kalau Nggak Hijau, Ya Coklat

Ia menilai kekayaan sumber daya alam Indonesia selama ini belum sepenuhnya memberikan manfaat maksimal karena sebagian besar masih diekspor dalam bentuk mentah.

Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat program hilirisasi agar komoditas strategis dapat diolah di dalam negeri sebelum dijual ke pasar global.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah membangun rantai industri nasional yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja di berbagai sektor manufaktur.

Baca Juga: Prabowo Murka, Ancam Copot Pimpinan Bea Cukai yang Tak Becus

“Industrialisasi yang dimulai hilirisasi SDA kita tidak mau SDA kita gelondongan di ekspor, nikel diolah di sini, bauksit, batu bara, turunan kita buat di sini,” ungkapnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#industrialisasi #Danantara #prabowo subianto #KOMODITAS STRATEGIS #lapangan kerja