Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Jadi Komisaris Pertare di Usia Muda, Rekam Jejak Ginka Febriyanti Ginting Dikuliti Netizen

Miftahul Ilma • Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

 

Ginka Febriyanti Ginting menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail
Ginka Febriyanti Ginting menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Nama Ginka Febriyanti Ginting menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor ritel energi. Penunjukan tersebut menarik perhatian karena Ginka tercatat masih berusia 28 tahun pada 2026.

Posisi tersebut membuat publik menyoroti perjalanan karier, latar belakang pendidikan, aktivitas organisasi, hingga rekam jejak Ginka sebelum masuk ke jajaran pengawas perusahaan BUMN energi tersebut.

Berdasarkan susunan komisaris Pertamina Retail, Ginka tercatat mendampingi Komisaris Utama Lia Itok Garbianto dan Komisaris Devi Taurisa. Kehadirannya menjadi salah satu figur termuda yang masuk dalam jajaran komisaris perusahaan di lingkungan Pertamina.

Ginka diketahui lahir di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada 1 Februari 1998. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi dan melanjutkan Magister Manajemen di Universitas Esa Unggul.

Sebelum masuk ke dunia korporasi, Ginka dikenal aktif dalam organisasi kepemudaan. Namanya pernah dikaitkan dengan Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia dan disebut pernah menjabat sebagai Koordinator Nasional organisasi tersebut.

Aktivitasnya di BISON membuat Ginka dikaitkan dengan kelompok relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Namun, hingga kini belum terdapat informasi resmi yang menyebut Ginka sebagai kader partai politik tertentu.

Sorotan terhadap Ginka tidak hanya soal usia dan jabatan. Namanya juga ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul isu dugaan pengerahan massa dalam aksi demonstrasi pada 28 Agustus 2025.

Dalam sejumlah pemberitaan, Ginka disebut pernah mengakui memerintahkan penggalangan sekitar 70 massa untuk aksi tersebut. Isu itu kembali muncul setelah pengangkatannya sebagai komisaris Pertamina Retail.

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan proses penunjukan tersebut dan meminta transparansi terkait kriteria pemilihan komisaris perusahaan negara.

“Komisaris PT Pertamina Retail, BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia: usia 27 tahun. Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024,” tulis salah satu pengguna X, dikutip Kamis (25/6/2026). 

Masuknya figur muda ke jajaran komisaris BUMN menjadi perhatian publik. Selain faktor usia, kemampuan, pengalaman, dan rekam jejak profesional menjadi hal yang dinilai penting dalam posisi strategis tersebut.

Sebagai komisaris, Ginka memiliki tanggung jawab dalam fungsi pengawasan perusahaan, termasuk memastikan tata kelola berjalan baik dan mendukung perkembangan bisnis Pertamina Retail.

Penunjukan tersebut kini menjadi ujian bagi Ginka untuk membuktikan kapasitasnya dalam menjalankan peran di sektor energi yang selama ini identik dengan pengalaman panjang dan kompetensi khusus.

Sementara itu, polemik yang muncul menunjukkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap proses penempatan figur dalam perusahaan milik negara. Transparansi dan dasar pertimbangan pengangkatan menjadi hal yang terus dipertanyakan publik. (*)

Editor : Agus Pramono
#komisaris pertare #ginka febriyanti ginting #komisaris pertamina retail