KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka seleksi terbuka Jabatan Administrator (Eselon III) dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kementerian tersebut.
Terdapat 282 formasi disediakan bagi PNS yang memenuhi persyaratan. Seleksi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menerapkan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pembukaan seleksi tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor PENG-11/SJ/2026. Kemenhaj menargetkan proses ini dapat menjaring ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan untuk mendukung transformasi kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan seleksi terbuka merupakan langkah strategis untuk memastikan jabatan-jabatan penting di lingkungan kementerian diisi oleh aparatur yang profesional.
"Seleksi terbuka ini kami laksanakan untuk memastikan jabatan-jabatan strategis di lingkungan Kemenhaj diisi oleh ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Melalui proses yang transparan dan objektif, kami ingin menghadirkan pemimpin yang mampu mendorong transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya di Jakarta.
Menurut Teguh, penguatan kualitas kepemimpinan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap berbagai tantangan, sekaligus mampu menghadirkan layanan publik yang semakin baik, khususnya di bidang penyelenggaraan haji dan umrah.
Seleksi akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi menggunakan Computer Assisted Competency Test (CACT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga tahap wawancara bagi peserta yang lolos persyaratan.
Pendaftaran dibuka mulai 29 Juni hingga 22 Juli 2026 melalui portal ASN Karier BKN. Sementara itu, hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 28–31 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan CACT BKN berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.
Seluruh peserta diimbau mengikuti proses seleksi secara jujur, mandiri, dan bertanggung jawab.
Tata Cara Mendaftar
Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi ASN Karier BKN di laman asnkarier.bkn.go.id. Berikut ketentuan pendaftara yang harus diperhatikan peserta:
- Mengisi data secara lengkap dan benar.
- Mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan.
- Memastikan data kepegawaian pada aplikasi MyASN telah lengkap, mutakhir, dan sesuai dokumen yang sah.
- Melakukan pemutakhiran data apabila informasi pada MyASN belum lengkap sebelum mengikuti tahapan seleksi.
- Panitia seleksi akan menggunakan data pada aplikasi MyASN sebagai bahan verifikasi administrasi dan tidak bertanggung jawab atas ketidaksesuaian data akibat kelalaian peserta dalam melakukan pembaruan data.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, formasi jabatan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut: https://cloud.haji.go.id/index.php/s/X9TXFf3zDs5YD2X
Melalui seleksi ini, Kemenhaj berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kehadiran pemimpin yang berkualitas dinilai penting untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan layanan haji dan umrah yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kemenhaj juga menegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya. Proses rekrutmen akan dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel sesuai prinsip sistem merit.
Sejalan dengan pembangunan Zona Integritas, Kemenhaj berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan seleksi dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, maupun praktik lain yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.(*)
Editor : Agus Pramono