Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Anggota DPR RI Sindir PLN: Bukan Lagi Pemadaman Bergilir, Kini Menyalanya Bergilir

Miftahul Ilma • Jumat, 3 Juli 2026 | 16:00 WIB
Anggota DPR RI Sigit K Yunianto saat rapat dengan PLN.(YouTube)
Anggota DPR RI Sigit K Yunianto saat rapat dengan PLN.(YouTube)

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Isu pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). 

Dalam rapat bersama Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero pada Kamis (2/7/2026), Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, mempertanyakan klaim PLN yang menyatakan tak ada pemadaman bergilir sejak Juni 2026 lalu.  

Baca Juga: Keluhkan Pemadaman Bergilir, Emak-Emak di Palangka Raya Sengit Kritik Jadwal Dadakan PLN

Anggota DPR RI Dapil Kalteng itu menilai klaim PLN yang menyebut pemadaman bergilir telah berakhir sejak 21 Juni 2026 tidak sesuai dengan kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Menurutnya, masyarakat Kalimantan masih harus menghadapi gangguan listrik yang justru kini disebut sebagai menyalanya bergilir, karena listrik masih padam bergilir dalam waktu yang cukup lama. 

“Bapak Dirut PLN, ada satu poin yang membuat saya agak geli. Bahwa 21 Juni 2026 itu sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir. Tetapi realitanya sekarang berubah pak. Menyalanya bergilir. Ini terjadi pak,” kata dikutip Tv Parlemen, Jumat (3/7/2026). 

Ia itu mengingatkan agar PLN tidak hanya berfokus pada kondisi kelistrikan di Pulau Jawa. Menurutnya, Kalimantan sebagai salah satu daerah penghasil sumber energi justru masih mengalami persoalan pasokan listrik yang berkepanjangan.

“Jangan melihat yang hanya kita lihat itu di Pulau Jawa. Ini di Kalimantan yang sumber energinya di Kalimantan sampai hari ini sudah menyalanya bergilir. Sekarang masyarakat motonya bukan pemadaman bergilir tapi menyalanya bergilir,” ujarnya.

Baca Juga: PLN soal Pemadaman Bergilir Kalselteng: Kelistrikan Status Siaga, Sistem Ditarget Normal Akhir September

Sigit juga meminta PLN lebih terbuka kepada masyarakat ketika terjadi gangguan sistem kelistrikan. Ia menilai penjelasan yang jelas mengenai sumber gangguan akan mengurangi spekulasi dan keresahan masyarakat.

“Sebenarnya kita harus jawab jujur dari PLN ini kalau ada gangguan itu harus diedukasikan kepada masyarakat gangguan pembangkit yang mana?, di mana? Itu harus disampaikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, persoalan gangguan listrik bukan hanya terjadi di Pulau Jawa maupun Sumatera, tetapi hingga kini masih dirasakan masyarakat di Kalimantan.

 

 

“Ini yang agak rame di Pulau Jawa dan Sumatra. Kalimantan ini masih pak. Jadi kalau bapak sampaikan tadi 21 Juni 2026 tidak ada lagi pemadaman betul. Tapi ada menyala bergilir,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#gangguan listrik #pln #dpr ri #Sigit Karyawan Yunianto #pemadaman