Daftar Lengkap 34 Pejabat Kejaksaan termasuk Kajati yang Dilantik Jaksa Agung Hari Ini

Agus Pramono • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:16 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin lantik 34 Pejabat Eselon II.(Kejagung)
Jaksa Agung ST Burhanuddin lantik 34 Pejabat Eselon II.(Kejagung)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat struktural eselon II di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, Selasa (11/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rotasi dan mutasi jabatan strategis di tubuh Korps Adhyaksa. Sejumlah posisi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai daerah turut mengalami pergantian, termasuk di Kalimantan Tengah.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026 tertanggal 22 Juli 2026 dan Keputusan Jaksa Agung Nomor 879 Tahun 2026 tertanggal 29 Juli 2026.

Selain pergantian Kajati, pelantikan juga mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan Agung, mulai dari bidang pidana khusus, pidana umum, intelijen, pembinaan, pengawasan hingga pemulihan aset.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:
1.    Siswanto – Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer.

2.    Supardi – Sekretaris Badan Pemulihan Aset.

3.    Hendrizal Husin – Kajati Kalimantan Tengah.

4.    Sufari – Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

5.    Muhammad Syarifuddin – Kajati Sulawesi Selatan.

6.    Sutikno – Kajati Daerah Khusus Jakarta.

7.    Nurcahyo Jungkung Madyo – Kajati Sumatera Selatan.

8.    Sila Haholongan – Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.

9.    Jehezkiel Devy Sudarso – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

10.    Bernadeta Maria Erna Elastiyani – Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

11.    I Gde Ngurah Sriada – Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

12.    I Putu Gede Astawa – Kajati Papua Barat.

13.    Chatarina Muliana – Kajati Kalimantan Timur.

14.    Herry Hermanus Horo – Kajati Banten.

15.    Roberthus Melchisedek Tacoy – Kajati Maluku Utara.

16.    Transiswara Adhi – Kajati Kepulauan Riau.

17.    RD Teguh Darmawan – Kajati Jawa Barat.

18.    Sri Kuncoro – Kajati Daerah Istimewa Yogyakarta.

19.    Yudi Triadi – Kepala Pusat Manajemen, Penelusuran dan Perampasan Aset pada Badan Pemulihan Aset.

20.    Tiyas Widiarto – Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset.

21.    Basuki Sukardjono – Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

22.    Arief Sudihar – Kepala Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

23.    Danang Suryo Wibowo – Direktur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

24.    Muslikhuddin – Kepala Pusat Strategi, Kebijakan Penegakan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

25.    Sukarman Sumarinton – Kajati Kalimantan Selatan.

26.    Sugiyanta – Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

27.    Saiful Bahri Siregar – Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

28.    Anton Delianto – Kajati Bengkulu.

29.    Taufan Zakaria – Kajati Lampung.

30.    Erich Folanda – Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

31.    Syarief Sulaeman Nahdi – Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

32.    Asep Sontani Sunarya – Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

33.    Teuku Rahmatsyah – Kajati Aceh.

34.    Bima Suprayoga – Direktur V pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Dari daftar tersebut, sejumlah daerah mendapatkan pimpinan baru di tingkat kejaksaan tinggi. Rotasi mencakup Kajati Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Untuk Kalteng, Hendrizal Husin kini dipercaya menggantikan Nurcahyo Jungkung Madyo yang mendapat tugas baru sebagai Kajati Sumatera Selatan.

Jaksa Agung: Jabatan Adalah Amanah

Dalam arahannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut telah melalui proses penilaian dan pertimbangan yang matang.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, kehormatan, atau kekuasaan. Jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga.

“Jabatan bukan sekadar kedudukan, kehormatan, maupun kekuasaan, melainkan sebuah amanah dan wujud kepercayaan pimpinan yang harus dijaga serta dipertanggungjawabkan dengan integritas, profesionalitas, dan loyalitas,” tegas Burhanuddin.

Burhanuddin juga meminta para pejabat baru segera memberikan kemampuan terbaik di tengah institusi kejaksaan yang masih menghadapi ujian dan sorotan publik.

Menurutnya, para pejabat memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki citra serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya tugas baru bagi puluhan pejabat yang mendapat amanah di berbagai posisi strategis. Rotasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalitas, serta menjaga integritas penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
hendrizal husin Jaksa Agung ST Burhanuddin kajati Kejaksaan Nurcahyo Jungkung Madyo