Dua Orang Meninggal dalam Gempa M 7,7 di NTT

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:24 WIB
Gempa NTT menelan korban jiwa.(BMKG)
Gempa NTT menelan korban jiwa.(BMKG)

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sedikitnya dua orang meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan informasi mengenai dua korban meninggal tersebut merupakan laporan terbaru yang diterima BNPB.

Saat ini data korban dan kerusakan masih terus diperbarui.

Baca Juga: NTT Diguncang Gempa 7,0 Magnetudo, Tsunami Terdeteksi di 10 Wilayah

“Bisa kami sampaikan ada informasi yang terbaru yang kami dapatkan bahwa ada dua yang meninggal. Ini pun masih terus kami pantau,” ujarnya melalui Zoom.

Berton menegaskan BNPB masih melakukan pemutakhiran data untuk memastikan jumlah korban serta dampak kerusakan akibat gempa. Karena itu, angka korban maupun kerusakan bangunan belum menjadi data final.

“Kami tetap memperbarui data-data yang masuk kepada kami,” katanya.

Menurut dia, BNPB akan menyampaikan secara resmi jumlah korban meninggal serta kerusakan bangunan setelah proses pemantauan dan verifikasi laporan di lapangan selesai dilakukan.

“Nanti akan kami keluarkan secara resmi berapa yang meninggal dan kerusakan bangunan-bangunan akibat gempa tersebut,” imbuhnya.

Gempa M 7,7 tersebut menjadi perhatian karena selain berpotensi menimbulkan kerusakan, dampaknya juga masih terus dipetakan oleh otoritas terkait. Gempa itu juga berpotensi menimbulkan gelombang tsunami di sejumlah titik. (*)

Editor : Agus Pramono
gempa ntt korban gempa ntt bnpb tsunami