Kikis Kampanye Negatif Lewat Inovasi Produk Turunan Sawit

Agus Pramono • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 11:45 WIB
Produk kelapa sawit.(Pixabay/tristantan)
Produk kelapa sawit.(Pixabay/tristantan)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong pelaku UMKM berbasis perkebunan meningkatkan kelas usaha melalui pengembangan sport tourism.

Kolaborasi sektor pariwisata dan UMKM dinilai dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat di daerah.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah mengatakan, sport tourism dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk berbasis perkebunan atau kelapa sawit kepada masyarakat yang lebih luas.

“Sport tourism merupakan bagian dari ekosistem ekonomi kreatif daerah yang bisa disinergikan dengan produk-produk UMKM berbasis perkebunan, khususnya sebagai oleh-oleh atau buah tangan,” ujar Helmi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keterlibatan UMKM perkebunan dalam industri kreatif juga dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Produk lokal tidak hanya dipasarkan melalui jalur perdagangan konvensional, tetapi bisa ikut berkembang seiring dengan kegiatan wisata dan olahraga.

Promosikan Produk Turunan Sawit

BPDP juga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi mengenai berbagai manfaat kelapa sawit. Upaya ini dilakukan untuk memperkenalkan produk turunan sawit sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan komoditas tersebut.

Helmi mengatakan, sawit tidak hanya menghasilkan bahan baku minyak goreng. Berbagai produk turunannya juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan dan gaya hidup.

Di antaranya minyak makan merah serta produk bernutrisi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan dan stamina, termasuk bagi masyarakat yang aktif berolahraga.

“Ponorogo mungkin tidak ada tanaman kelapa sawit, tetapi kalau bicara pemanfaatannya, hampir semua masyarakat di sini tidak lepas 24 jam bersama sawit, salah satunya produk yang dapat menunjang kesehatan,” katanya.

Menurut Helmi, pengenalan produk turunan sawit menjadi penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat komoditas tersebut. Edukasi juga menjadi bagian dari upaya BPDP menghadapi berbagai kampanye negatif yang selama ini diarahkan terhadap industri sawit.

Helmi menilai, penyelenggaraan kegiatan olahraga yang mendatangkan wisatawan dapat memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar.

Produk makanan, minuman, kerajinan maupun produk olahan berbasis perkebunan dapat dikembangkan sebagai buah tangan bagi peserta dan wisatawan.

Model kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pariwisata, tetapi juga menciptakan rantai ekonomi baru bagi pelaku UMKM di daerah.

BPDP mendorong agar potensi tersebut terus dikembangkan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku pariwisata, komunitas olahraga dan UMKM.

Penguatan UMKM berbasis perkebunan juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk perkebunan di tingkat masyarakat.(*)

 

 

Editor : Agus Pramono
turunan sawit manfaat sawit memasarkan produk sawit