Harvest Moon Hiasi Langit Malam Ini, Bisa Terlihat di Tengah Asap?

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 12:02 WIB
Gerhana bulan. BMKG
Harvest Moon. BMKG
 

SAMPIT – Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Harvest Moon diperkirakan akan menghiasi langit malam, Sabtu (26/9/2026) malam ini. 

Prakirawan BMKG Stasiun Haji Asan Sampit, Rahmat Wahidin Abdi, menjelaskan Harvest Moon merupakan istilah tradisional untuk fase bulan purnama yang terbit paling dekat dengan waktu ekuinoks musim gugur di belahan Bumi utara.

Menurutnya, ekuinoks merupakan fenomena ketika Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Kondisi tersebut membuat durasi siang dan malam di hampir seluruh wilayah Bumi relatif sama panjang, yakni sekitar 12 jam.

“Harvest Moon ini bentuknya sama seperti bulan purnama pada umumnya. Namun, biasanya terbit lebih cepat sehingga durasi cahaya terangnya lebih lama,” katanya kepada Kaltengpos.jawapos.com, Sabtu pagi.

Kendati demikian, masyarakat di Sampit kemungkinan tidak dapat menikmati fenomena tersebut dengan jelas. Rahmat mengatakan, kondisi cuaca berawan ditambah kabut asap dapat menghalangi pandangan ke arah Bulan.

“Berkemungkinan tidak terlihat karena prakiraan cuaca kami berawan dan juga didukung oleh kabut asap,” ujarnya.

Meski demikian, peluang untuk melihat Harvest Moon tetap ada apabila kondisi atmosfer mendukung.

Angin yang cukup kencang dapat membantu mengurangi konsentrasi kabut asap sehingga pandangan ke arah langit menjadi lebih terbuka.

“Namun, jika angin cukup kencang dan meniup kabut asap, ada kemungkinan akan terlihat, meskipun tidak dengan jelas,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat yang ingin mengamati Harvest Moon dapat mencoba melihat ke arah langit ketika kondisi awan dan kabut asap mulai menipis. (*)

Editor : Agus Pramono
harvest moon Bulan purnama prakiraan bmkg