KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Ipda Purnomo, polisi yang dikenal melalui berbagai konten sosial di kanal YouTube Purnomo Belajar Baik, mengambil keputusan untuk menonaktifkan monetisasi kanalnya mulai Oktober 2026.
Keputusan tersebut disampaikan Purnomo melalui media sosial setelah muncul sorotan terhadap penghasilan yang diperolehnya dari aktivitas di media sosial.
Alih-alih menutup informasi mengenai pendapatannya, Purnomo justru mempersilakan pihak yang ingin mengetahui penghasilannya untuk melakukan pengecekan secara langsung. Ia bahkan mengaku siap memberikan rekening untuk melihat aliran dana yang masuk dan keluar.
“Saya kedatangan seorang tamu yang mengaku dari pihak yang sering mengecek-ngecek penghasilan saya dari media sosial. Hari ini saya sampaikan, saya langsung kasih rekening saya biar dicek penghasilan saya dari media sosial berapa,” ujar Purnomo, dikutip Kamis (1/10/2026).
Purnomo mengatakan, apabila masih terdapat keuntungan dari penghasilan media sosial setelah digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, ia mempersilakan pihak tersebut mengambilnya.
Sebaliknya, jika penghasilan yang diperoleh tidak mencukupi kebutuhan kegiatan sosial, ia berharap ada pihak yang bersedia membantu.
Tetap Bikin Konten Tanpa Monetisasi
Setelah menyampaikan hal tersebut, Purnomo memutuskan menonaktifkan pendapatan dari kanal YouTube Purnomo Belajar Baik.
Ia menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti dirinya berhenti membuat konten.
“InsyaAllah mulai awal bulan depan, bulan Oktober tahun 2026, saya akan menonaktifkan pendapatan saya dari media sosial, khususnya dari akun channel YouTube Purnomo Belajar Baik,” katanya dalam video lainnya.
Purnomo menyebut selama ini dirinya, keluarga, dan tim membuat konten bukan semata-mata untuk memperkaya diri. Menurutnya, penghasilan dari kanal tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial.
“InsyaAllah seluruh penghasilan dari channel YouTube Purnomo Belajar Baik 100 persen kami gunakan untuk kegiatan sosial. Dan itu pun masih banyak kurang,” ucapnya.
Meski monetisasi dihentikan, kanal YouTube tersebut tetap akan aktif. Purnomo memastikan dirinya masih akan membuat dan mengunggah video, hanya saja tidak lagi mengambil pendapatan dari fitur monetisasi YouTube.
Ia juga mempersilakan pihak yang sebelumnya mempertanyakan penghasilannya untuk mengecek apakah dirinya masih menerima pendapatan dari kanal tersebut.
“Untuk pihak yang bertanya, silakan cek saya dapat enggak dari media sosial,” ujarnya.
Purnomo menegaskan, keputusan menutup monetisasi tidak akan menghentikan aktivitas sosial yang selama ini dilakukan bersama keluarga dan tim.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada penonton apabila selama membuat konten terdapat ucapan atau perkataan yang kurang berkenan.
“Kita akan tetap bikin video tanpa monetisasi,” pungkasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana