Jejak Karier Suyudi Ario Seto, Pernah Jadi Kapolda Banten hingga Kepala BNN

miftah • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:15 WIB
Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto
Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Nama Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini menjadi perhatian nasional setelah Komisi III DPR RI menyepakatinya sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai calon tunggal Kapolri.

Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Kamis (1/10/2026), Suyudi mendapat persetujuan untuk melanjutkan proses pengangkatannya melalui rapat paripurna DPR.

Baca Juga: Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Bagi Suyudi, perjalanan menuju pucuk pimpinan Korps Bhayangkara merupakan kelanjutan dari karier panjangnya selama lebih dari tiga dekade di kepolisian. Pengalamannya banyak ditempa dari bidang reserse, kepemimpinan di tingkat kewilayahan hingga penugasan di sejumlah posisi strategis.

Lulusan Akpol 1994

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri.

Jejak awal kariernya banyak bersentuhan dengan penanganan tindak kriminal. Suyudi mengawali penugasan sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.

Kariernya kemudian berlanjut ke sejumlah jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Lama Berkecimpung di Dunia Reserse

Pengalaman di bidang reserse terus mengiringi perjalanan karier Suyudi.

Ia pernah dipercaya menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Ia juga pernah bertugas sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Kariernya kemudian berlanjut di Bareskrim Polri. Suyudi pernah menduduki posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Di tingkat kewilayahan, ia juga dipercaya memimpin sejumlah kepolisian daerah. Suyudi pernah menjabat Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Baca Juga: Calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto: Kritik Berbasis Fakta Jadi Peringatan Dini bagi Polri

Setelah itu, ia dipercaya menduduki posisi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pada 2023, Suyudi kemudian menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Pernah Menjadi Kapolda Banten

Pada 2024, Suyudi dipercaya menjadi Kapolda Banten. Ia memimpin Polda Banten sebelum kemudian mendapat penugasan baru pada 2025.

Kariernya kemudian berlanjut di tingkat nasional. Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025. Saat dilantik sebagai Kepala BNN, Suyudi masih berpangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Tidak lama kemudian, pada September 2025, pangkat Suyudi naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal bintang tiga.

Pimpin BNN Sebelum Diusulkan Jadi Kapolri

Selama memimpin BNN, Suyudi menangani berbagai agenda pemberantasan narkotika, termasuk penindakan terhadap jaringan narkotika lintas negara.

Pada Desember 2025, BNN di bawah kepemimpinannya turut mengungkap kasus penyelundupan sabu dalam jumlah besar dan menangkap buronan Interpol asal Indonesia di Kamboja.

Hingga September 2026, Suyudi masih menjalankan tugas sebagai Kepala BNN. Dalam salah satu agenda pada 24 September 2026, ia menekankan pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Kini, perjalanan panjang tersebut membawanya ke posisi yang lebih tinggi di institusi kepolisian.

Presiden Prabowo mengusulkan Suyudi sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Setelah menjalani fit and proper test, Komisi III DPR pada Kamis (1/10/2026) menyepakati Suyudi sebagai Kapolri.

Tahap berikutnya adalah membawa hasil persetujuan tersebut ke rapat paripurna DPR sebelum proses pengangkatan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dari perjalanan sebagai perwira reserse, Kapolres, Wakapolda, Kapolda Banten hingga Kepala BNN, Suyudi kini berada di ujung proses menuju pucuk pimpinan Polri.(*)

 

Editor : Agus Pramono
Sumber : Antara
suyudi ario seto profil suyudi ario seto karir suyudi kapolri