Usai Putusan MK Terkait Polemik Ijazah, Gibran: Kalau Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Bisa Kuliah

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:16 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya memberikan tanggapan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan terkait perkara yang mempersoalkan ijazah dan latar belakang pendidikannya.

Gibran menyampaikan sikapnya saat menghadiri INACRAFT 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Ia menegaskan tidak ingin polemik tersebut mengganggu fokusnya dalam menjalankan tugas pemerintahan bersama Presiden.

“Kita hormati seluruh tahapan-tahapan dan proses-proses yang ada di MK. Yang paling penting sekarang, saya akan terus fokus bekerja untuk masyarakat dan mensukseskan visi-misi dan program dari Bapak Presiden selaku pimpinan kami,” ujarnya.

Salah satu hal yang dipersoalkan dalam gugatan ialah tudingan bahwa Gibran tidak memiliki ijazah setingkat SMA. Menanggapi tudingan tersebut, Gibran menyinggung jenjang pendidikan tinggi yang pernah ditempuhnya di Singapura.

“Kalau saya nggak lulus SMA, kan saya nggak mungkin bisa kuliah. Saya kan kuliah sampai S1 juga di Singapura,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam sidang pada Selasa (6/10/2026), MK menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang membuktikan Gibran memiliki ijazah setingkat SMA dari luar negeri.

Meski demikian, permohonan untuk mendiskualifikasi Gibran dari posisi wakil presiden tidak dapat dikabulkan. MK mempertimbangkan tahapan pemilihan presiden dan wakil presiden telah rampung sehingga perkara tersebut tidak termasuk dalam lingkup sengketa hasil pemilu yang dapat diperiksa dalam perkara tersebut.

Riwayat pendidikan Gibran sendiri mencatat dirinya pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia melanjutkan studi di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan lulus pada 2007.

Pendidikan Gibran kemudian berlanjut ke Australia. Ia mengikuti program Insearch di University of Technology, Sydney, dan menyelesaikan pendidikannya pada 2010. (*)

Editor : Agus Pramono
ijazah gibran gibran rakabuming raka