SAMPIT – Persiapan atlet Kotawaringin Timur (Kotim) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dihadapkan pada kendala pencairan anggaran. Meski dana hibah telah disetujui, hingga kini belum dapat digunakan oleh KONI.
Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter, mengatakan pihaknya masih menunggu proses pencairan yang berada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
“Anggaran sudah disetujui, cuma memang belum dicairkan saja. Itu yang kita tunggu,” katanya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme pencairan tidak berada di KONI, sehingga pihaknya hanya bisa menanti informasi resmi dari instansi terkait.
“Kami menunggu informasi dari Dispora, karena anggaran itu masuk ke rekening mereka, bukan di KONI,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat para atlet dan cabang olahraga harus berinisiatif melakukan persiapan secara mandiri.
“Sementara ini persiapan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing cabor,” ujarnya.
Di sisi lain, Alexius juga menyoroti fenomena perpindahan atlet ke daerah lain. Menurutnya, hal tersebut tergantung masing-masing atlet.
“Itu tergantung masing-masing atlet. Kalau motivasinya untuk mencari keuntungan, ya begitu yang terjadi. Tapi kalau memang membawa nama daerah, dipertahankan sama mereka masing-masing,” pungkasnya.
Ketua KONI Kotim sebelumnya juga menegaskan bahwa sebanyak 24 cabang olahraga (cabor) telah terdaftar dengan jumlah atlet mencapai lebih dari 200 orang.
“Untuk pendaftaran kita sudah melaksanakan, sudah masuk ke tahapan. Mungkin besok. Sampai hari ini sudah ada 24 cabor yang terdaftar dengan total atlet 200 lebih,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan jumlah tersebut, Kotim dipastikan ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.“Pasti ikut,” tegasnya.(mif)
Editor : Agus Pramono