PALANGKA RAYA – Suasana mencekam terjadi di Jalan Puteri Mal G Obos XIV, Palangka Raya, Senin (8/9/2025), ketika seorang warga diserang ratusan lebah madu berwarna hitam.
Peristiwa itu membuat panik warga sekitar hingga akhirnya Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya turun tangan melakukan evakuasi.
Kejadian bermula ketika korban menebas semak di lahan miliknya. Padahal, tetangganya sudah sempat memperingatkan bahwa di lokasi tersebut terdapat sarang lebah berukuran besar, sekitar 80 sentimeter × 2 meter.
Namun, karena tetangga yang memberi tahu harus menjemput anaknya pulang sekolah, korban tetap melanjutkan aktivitasnya seorang diri.
Sekitar 30 menit kemudian, tetangga yang baru kembali dari menjemput anak melihat korban berteriak kesakitan, dikerumuni dan disengat lebah.
Warga yang panik mencoba menolong dengan cara tradisional, yakni membakar daun kelapa kering untuk menghasilkan asap agar lebah menjauh.
“Tidak lama setelah itu, Tim Rescue kami tiba dengan perlengkapan lengkap sesuai SOP dan segera mengevakuasi korban,” ujar Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan DPKP Kota Palangka Raya, Sucipto.
Korban yang masih mengenakan jas hujan, masker, dan kacamata saat kejadian tetap mengalami banyak sengatan pada bagian wajah.
Ia segera dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Sesampainya di rumah sakit, korban langsung mendapat perawatan intensif dan sempat menghabiskan satu botol infus, namun masih merintih kesakitan.
Hingga kini, korban masih dalam perawatan medis. Sementara itu, Tim Rescue DPKP bersama warga masih melakukan upaya evakuasi sarang lebah raksasa tersebut untuk mencegah jatuhnya korban baru.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana