PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadi sorotan nasional.
Potensi lahan pertanian yang luas dan sumber daya alam yang melimpah menjadikan Bumi Tambun Bungai dipandang strategis dalam menopang program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah pusat.
Hal itu mengemuka dalam acara ramah tamah antara Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin malam (29/9/2024). Hadir pula Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Kapolda, Kajati, Kabinda, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menyampaikan bahwa Kalteng memiliki posisi penting dalam mendukung ketahanan pangan. Setelah sebelumnya meninjau food estate di Dadahup, kali ini rombongan Komisi IV menyoroti Kabupaten Pulang Pisau.
“Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, terutama terkait tata kelola kawasan hutan dan pengembangan pertanian. Harapannya, potensi besar yang dimiliki Kalimantan Tengah benar-benar mampu mendorong terwujudnya swasembada pangan,” ujar Ahmad Yohan.
Ia menegaskan bahwa persoalan tata ruang dan konflik lahan harus segera dituntaskan agar masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha dapat bergerak bersama dalam mengembangkan sektor pertanian.
Menanggapi hal itu, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Komisi IV DPR RI. Menurutnya, pembangunan pertanian di Kalteng bukan hanya soal produksi, tetapi juga jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kalimantan Tengah telah ditetapkan sebagai daerah prioritas cetak sawah rakyat, baik lewat pembukaan lahan baru maupun optimalisasi lahan yang ada. Dukungan DPR RI sangat kami harapkan agar program ini berjalan efektif,” tegas Agustiar.
Gubernur menambahkan, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif, Kalimantan Tengah diyakini mampu tampil sebagai lumbung pangan sekaligus motor penggerak kemakmuran rakyat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, menilai pertanian merupakan motor penting pembangunan ekonomi.
“Kami di dinas berupaya memaksimalkan potensi lahan yang ada agar dikelola secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah pusat, Kalteng tidak hanya bisa tampil sebagai lumbung pangan, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan petani. Kami siap bersinergi bersama Komisi IV DPR RI untuk mempercepat penguatan sektor pertanian,” ucapnya.
Oleh sebab itu, harapan besar kini bertumpu pada keselarasan kebijakan pusat dan daerah, agar Kalimantan Tengah benar-benar mampu menjelma sebagai lumbung pangan strategis sekaligus pilar pertumbuhan ekonomi di Pulau Kalimantan. (ovi/ram)
Editor : Ayu Oktaviana