PALANGKA RAYA-Warisan utang tahun 2023 dan 2024 sebesar Rp124 miliar yang jadi beban, kini berhasil diatasi oleh RSUD dr Doris Sylvanus. Sampai dengan kemarin, sisa utang tinggal Rp5 miliar. Target akhir bulan utang sudah lunas.
Hal ini terungkap saat Rumah Sakit Umum Daerah dr. Doris Sylvanus (RSDDS) Palangka Raya menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (7/10/2025).
Kunjungan ke rumah sakit milik Pemprov Kalteng ini diterima langsung langsung Plt Sekertaris Daerah Ir Leonard S. Ampung dan oleh Plt Direktur RSDDS dr. Dr dr Suyuti Syamsul MPPM.
Dalam pertemuan itu disampaikan perkembangan rumah sakit. Mulai dari fasilitas bangunan baru, ketersediaan obat-obatan hingga kondisi keuangan.
Suyuti dalam paparannya mengungkapkan kondisi keuangan rumah sakit. Saat dia dilantik menjadi Plt menerima warisan utang periode 2023-2024 sebesar Rp.124 miliar dari Plt sebelumnya.
'Utang ini menjadi beban berat yang harus ditanggung selama satu tahun lebih,"ujarnya.
Dia bersyukur berkat kerjasama dukungan semua pihak, akhirnya sampai awal Oktober ini, utang tersebut sudah bisa dibayar dan tersisa Rp5 miliar.
"Kami optimistis akhir bulan ini, atau paling tidak sebelum akhir tahun seluruh kewajiban dapat diselesaikan, tambahnya.
Stok Obat Masih Aman
Sementara itu terkait ketersediaan stok obat di RSDDS, Suyuti menyampaikan masih aman. Saat ini memiliki persediaan obat yang cukup hingga empat bulan ke depan.
Ia juga mengungkapkan inovasi pelayanan yang memudahkan pasien dalam memperoleh obat. Pasien tidak perlu mengantri.
"Cukup menyerahkan resep kepada petugas, nanti obat akan diantarkan langsung ke ruang pasien menggunakan sepeda,"bebernya.
Terkait fasilitas baru Suyuti menyampaikan bangunan bunker radioaktif saat ini belum dapat beroperasi karena tenaga ahli yang bertanggung jawab sempat mengundurkan diri.
"Kami sangat menyayangkan hal tersebut, apalagi saat persiapan operasional sudah rampung. Namun syukurlah sekarang kami sudah memiliki kandidat baru, jelasnya.
Komisi IX Apresiasi RSUD dr Doris Sylvanus
Sementara itu, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mengapresiasi langkah-langkah pembenahan yang telah dilakukan pihak rumah sakit.
"Kami melihat ada kemajuan signifikan di RSDDS, baik dari sisi manajemen maupun fasilitas. Tinggal bagaimana memperkuat SDM agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, ujarnya.
Dengan adanya kunjungan Komisi IX DPR RI serta berbagai masukan yang diberikan, pihak RSDDS berkomitmen terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (chi/ala)