Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

38 Rumah Warga Miskin di Palangka Raya Sudah Direhab, Pemko Pastikan Seluruh Target Rampung Tahun Ini

Agus Pramono • Kamis, 9 Oktober 2025 | 13:22 WIB
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Dari total 50 unit rumah yang ditargetkan direhabilitasi tahun 2025, sebanyak 38 unit kini telah rampung dikerjakan dan siap dihuni kembali oleh warganya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian warga.

“Untuk Kota Palangka Raya, terdapat 50 bangunan rumah yang akan dilakukan rehab pada tahun 2025. Progresnya, sudah ada 38 unit rumah yang selesai,” ujarnya ketika ditemui di Kantor Wali Kota Palangka Raya, awal Oktober 2025 lalu.

Dari total tersebut, beberapa program dijalankan melalui kerja sama lintas instansi. Di antaranya, lima unit bekerja sama dengan Polres Palangka Raya, lima unit dengan Polda Kalteng, serta satu unit bersama TNI.

“Yang sudah rampung ialah lima unit yang bekerja sama dengan polres,” jelasnya.

Selain fokus pada rumah tidak layak huni, pemerintah juga memberi perhatian terhadap bangunan warga yang terdampak bencana. Salah satunya yang berada di kawasan bantaran sungai.

“Untuk rumah yang terdampak bencana ataupun rumah yang berada pada kawasan bantaran sungai, kami melakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Dari 10 target bangunan terdampak, delapan di antaranya sudah terealisasi,” ungkap Zaini.

Tak hanya itu, Pemko juga melakukan penataan di kawasan kumuh. Dari 29 unit bangunan yang masuk dalam program renovasi dan rehabilitasi, 24 unit telah selesai dikerjakan.

Program rehabilitasi rumah ini juga termasuk bagian dari program rumah subsidi nasional. Namun, kata Zaini, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait program tiga juta rumah dari pemerintah pusat.

“Memang masih ada beberapa kendala karena juklak dan juknis program tiga juta rumah belum kami terima. Tapi melalui terobosan rehabilitasi rumah ini, Pemko Palangka Raya tetap berupaya hadir di tengah masyarakat,” pungkas orang nomor dua di Kota Cantik ini. (ham/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#berpenghasilan rendah #fairid naparin #Kota Cantik #rehabilitasi rumah #palangka raya #Achmad Zaini #program renovasi #rumah tidak layak huni #hunian warga #rumah subsidi