Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pelantikan Bias Layar Jadi Anggota DPR RI Tak Kunjung Terlaksana, Presiden Prabowo Menjadi Kunci  

Agus Pramono • Rabu, 22 Oktober 2025 | 10:42 WIB

 

 

Bias Layar.DOK KALTENG POS
Bias Layar.DOK KALTENG POS

PALANGKA RAYA – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPR RI asal Kalteng, Mukhtarudin, yang kini dipercaya menjadi salah satu menteri di kabinet Merah Putih Presiden, kini memasuki tahap akhir. Rekomendasi dari partai telah diterbitkan, dan nama Bias Layar ditetapkan sebagai calon pengganti.

Bias Layar menjelaskan saat ini proses administrasi tengah berjalan di tingkat pusat. “Sebenarnya bukan SK, tapi surat rekomendasi. Rekomendasi itu sudah keluar dan sekarang sedang dalam proses karena ini pejabat negara, jadi harus ditandatangani oleh Presiden,” ungkap Bias Layar, Senin malam (20/10/2025).

Ia menambahkan bahwa berkas pengajuan PAW tersebut sudah berada di meja Presiden dan tinggal menunggu teken atau tanda tangan untuk disahkan secara resmi.Setelah itu, usulan akan dikirim ke DPR RI guna menjadwalkan pelantikan.

“Jadi tinggal menunggu tanda tangan Presiden. Kalau sudah, barulah diserahkan ke DPR RI untuk dilantik,” ujarnya.

Namun, proses pelantikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena masih dalam masa reses.

Bias Layar menyebut, jika pelantikan dilakukan di masa reses, maka dapat menimbulkan cacat formil dalam proses administrasi. Oleh karena itu, pelantikan baru dapat dilakukan saat masa sidang berikutnya dimulai.

“Sekarangkan masa reses. Kalau dilantik saat ini, nanti cacat formil. Jadi harus menunggu masa sidang,” katanya. 

Menurutnya, masa sidang DPR RI dijadwalkan mulai awal November. “Kalau tidak salah, sekitar tanggal 4 November sudah masuk masa sidang. Jadi kemungkinan pelantikannya di waktu itu,” tambahnya.

Terkait penjadwalan pelantikan, Bias menyampaikan bahwa seluruh keputusan berada di tangan pimpinan DPR RI. Ia juga menyebutkan bahwa selain dirinya, ada beberapa kader dari partai lain yang juga akan menjalani proses PAW secara kolektif pada masa sidang mendatang.

Di sisi lain, seluruh berkas administrasi internal partai disebutnya sudah rampung. Semua proses telah ditangani oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. “Semua kewenangan ada di DPP. Tidak ada urusan di daerah. Dari pusat sampai ke daerah, semua sudah beres dan siap,” terangnya.

Ketika ditanya mengenai komisi mana yang akan menjadi tempatnya bertugas di DPR RI, Bias mengaku belum dapat memastikan. Pasalnya, penempatan anggota dalam komisi menjadi kewenangan Ketua Fraksi.

“Belum bisa ditentukan, karena saya belum dilantik. Komisi itu nanti ditentukan oleh Ketua Fraksi. Bisa saja berbeda dengan posisi Pak Muktaruddin sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, Bias menegaskan kesiapannya untuk ditempatkan di komisi mana pun. Ia menilai seluruh komisi memiliki peran penting dalam kemitraan dengan pemerintah.

Ia menambahkan, dirinya memiliki minat yang luas terhadap berbagai bidang seperti pembangunan, hukum, kesejahteraan, hingga pertanian dan perkebunan.

“Saya siap di mana saja, karena semua komisi itu penting. Latar belakang saya sebagai aktivis membuat saya bisa beradaptasi di bidang apa pun,” tegasnya.

Selain itu, Bias juga memastikan hubungan baik dengan Muktaruddin tetap terjaga meski kini berbeda posisi.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan amanah partai dengan penuh tanggung jawab dan siap melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh pendahulunya.

“Kami masih berkomunikasi, tapi sebatas pertemanan. Untuk hal resmi atau keputusan politik, semuanya ada di Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP,” pungkasnya. (*afa/ala)

HADIRI SEMINAR: Para tamu undangan hadiri seminar nasional di Malinau.
HADIRI SEMINAR: Para tamu undangan hadiri seminar nasional di Malinau.
Editor : Agus Pramono
#anggota dpr 2024 2029 #Presiden Prabowo #Mukhtarudin #golkar agung #bias layar