Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Posyandu Bukan Sekadar Timbang Bayi, Tri Tito Karnavian Dorong Layanan Terpadu Lintas Bidang

Agus Pramono • Jumat, 24 Oktober 2025 | 08:50 WIB
Tri Tito Karnavian dan rombongan saat kunjungan ke Posyandu Pondok Sultan.ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Tri Tito Karnavian dan rombongan saat kunjungan ke Posyandu Pondok Sultan.ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

PALANGKA RAYA - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Pondok Sultan, Jalan Pelikan II, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (23/10/2025).

Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi dan pembinaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, yang mengintegrasikan berbagai layanan dasar masyarakat lintas sektor.

Dalam kunjungan tersebut, Tri Tito Karnavian didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, serta Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin. Turut hadir pula unsur Forkopimda dan para kader Posyandu.

Enam bidang SPM Posyandu yang disosialisasikan mencakup pelayanan dasar yakni sektor kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum. Program ini bertujuan agar Posyandu menjadi pusat layanan terpadu lintas bidang yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Apresiasi buat Tim Pembina Posyandu Kalteng

Sementara itu, Tri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia menyebut, capaian tersebut menjadi langkah awal bagi Kalteng untuk menjadi daerah percontohan Posyandu terintegrasi di Indonesia.

Selamat kepada Tim Pembina Posyandu Kalteng yang belum genap setahun sudah menorehkan prestasi nasional. Saya yakin, dengan kerja keras dan komitmen, tahun-tahun berikutnya Kalteng bisa menjadi juara umum, ujarnya.

Menurut Tri Tito, transformasi Posyandu menjadi pusat layanan 6 bidang SPM merupakan amanah Undang-Undang dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu kini tidak hanya melayani sektor kesehatan seperti imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, dan penimbangan bayi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pelayanan pendidikan, sosial, dan bidang lainnya yang menjadi hak dasar masyarakat.

Tri Tito Karnavian dan rombongan saat kunjungan ke Posyandu Pondok Sultan.ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Tri Tito Karnavian dan rombongan saat kunjungan ke Posyandu Pondok Sultan.ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Anggaran negara yang ada harus dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pelayanan yang nyata. Karena itu, Posyandu harus menjadi tempat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran, tegasnya.

Ia mengingatkan para kader agar menyalurkan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan karena hubungan kedekatan atau kepentingan pribadi.

Jangan sampai bantuan diberikan kepada yang tidak tepat.

Posyandu harus menjadi wadah ibadah bagi para kader. Mungkin tidak semua dibalas dengan materi, tapi Allah pasti mencatat setiap kebaikan itu sebagai amal yang besar, ucapnya penuh makna.

Tri Tito Karnavian juga mengajak seluruh kader dan penggerak Posyandu untuk terus semangat dan tulus dalam mengabdi.

Ia mencontohkan, jika setiap Posyandu di Indonesia mampu memberikan tiga bantuan renovasi rumah kepada warga, maka 200 ribu Posyandu yang aktif bisa membantu pemerintah mewujudkan sekitar 600 ribu unit rumah layak huni.

Bayangkan, kalau semua bergerak bersama, kita sudah membantu 30 persen dari target nasional 3 juta rumah. Itu artinya, Posyandu berperan besar dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

Posyandu Pondok Sultan jadi percontohan

Dalam sambutannya, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat ke Kalteng.

Ia menilai kehadiran Ny. Tri Tito menjadi motivasi dan dukungan moral bagi seluruh kader Posyandu di daerah.

Aisyah menjelaskan, Posyandu Pondok Sultan menjadi lokus percontohan (pilot project) penerapan 6 bidang SPM di Kalteng.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemprov Kalteng terus memperkuat implementasi pelayanan Posyandu dengan menghadirkan program nyata seperti bantuan alat tulis untuk pendidikan, renovasi rumah tidak layak huni, bantuan sembako, sanitasi, hingga fasilitas kebersihan dan keselamatan lingkungan.

Program ini bukan hanya memberikan pelayanan, tetapi juga menjangkau langsung kebutuhan masyarakat. Dalam setiap kunjungan, kami berupaya mendengarkan aspirasi warga dan melihat kondisi mereka secara langsung, agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, kata Aisyah.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan simbolis enam bidang SPM Posyandu kepada perwakilan masyarakat, di antaranya paket alat tulis (bidang pendidikan), timbangan bayi dan timbangan injak (bidang kesehatan), pompa air (bidang pekerjaan umum), tempat pembuangan sampah (bidang perumahan rakyat), alat pemadam api ringan/APAR (bidang ketertiban umum), dan paket sembako (bidang sosial). (ovi/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#pompa air #kader Posyandu #Avina Fairid Naparin #posyandu #paket sembako #Posyandu Kalteng #Pembina Posyandu #Tri Tito Karnavian #Standar Pelayanan Minimal (SPM) #rumah tidak layak huni #Aisyah Thisia Agustiar Sabran #imunisasi #sektor kesehatan #renovasi rumah