PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan agar pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan eks KONI Bundaran Besar Palangka Raya, dikerjakan dengan konsep alami tanpa elemen sintetis.
Ia ingin taman kota yang kini dalam tahap penyelesaian itu menjadi ruang publik yang benar-benar asri, ramah anak, dan membahagiakan masyarakat.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng Juni Gultom, Gubernur meninjau langsung progres pembangunan RTH yang menjadi salah satu ikon baru di jantung Ibu Kota Provinsi, yakni di Kota Cantik Palangka Raya, Rabu (13/11/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur memberi arahan agar seluruh elemen taman menggunakan unsur alami atau asli tanpa bahan buatan.
“Saya tidak mau ada bahan sintetis. Semua harus alami, rumput, bunga, dan pepohonan. Tidak boleh ada yang buatan,” tegasnya di sela-sela peninjauan.
Ia menjelaskan, taman ini dirancang bukan hanya untuk memperindah wajah kota, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang menumbuhkan kebahagiaan warga.
“Konsepnya sederhana, semua orang bisa datang ke sini, menikmati suasana, anak-anak bisa bermain, dan masyarakat bisa bersantai. Pembangunan ini harus membawa kebahagiaan,” ujarnya. .(ovi/ala)