JAKARTA – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui keikutsertaannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Infrastruktur Publik dan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kamis (27/11).
Rakor yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, perbankan, lembaga penyalur KUR, hingga pelaku usaha yang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam mempercepat penyaluran KUR dan memperkuat dukungan infrastruktur publik bagi UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Diskop UKM Kalteng menekankan bahwa penguatan ekosistem pembiayaan merupakan langkah vital untuk memastikan pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga mampu memanfaatkan pembiayaan secara produktif dan berkelanjutan.
"KUR telah menjadi instrumen penting dalam membuka peluang usaha bagi masyarakat. Namun percepatan penyaluran dan pemanfaatannya perlu ditopang oleh ekosistem yang kuat, mulai dari pendampingan usaha, ketersediaan informasi, hingga kesiapan infrastruktur digital,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan pembiayaan, terutama di wilayah pedesaan dan daerah dengan akses terbatas. Dengan memperkuat layanan pendampingan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong penggunaan teknologi, diharapkan UMKM di Kalimantan Tengah dapat lebih optimal memanfaatkan KUR untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha.
Rakor ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kalteng dalam mempercepat transformasi ekonomi kerakyatan, sekaligus memastikan UMKM dapat terus tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah secara berkelanjutan. (kom/hms/uut/abw/ktk)