Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

ICDN Mantapkan Arah Penguatan SDM Dayak, Willy M Yoseph: Tidak Boleh Ada Anak Dayak Tertinggal

Agus Pramono • Rabu, 10 Desember 2025 | 11:00 WIB
Muswil ICDN di Kalsel.DOK PRIBADI
Muswil ICDN di Kalsel.DOK PRIBADI

BANJARMASIN - Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki babak baru setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) Tahun 2025 resmi dibuka di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (7/12/2025).

Dalam forum tersebut, Ketua Umum DPN ICDN Dr. Ir. Willy Midel Yoseph, M.M. menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dayak menjadi misi utama yang harus diwujudkan secara terencana dan berkelanjutan.

Willy menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muswil sekaligus memuji semangat para anggota ICDN di Kalsel yang terus menjaga eksistensi organisasi. Ia menekankan bahwa sejak dideklarasikan pada 19 Januari 2019, ICDN didirikan dengan tekad menghadirkan ruang bagi para intelektual Dayak untuk bersatu, berkolaborasi, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“ICDN dibangun dengan semangat kebersamaan dan keinginan kuat agar masyarakat Dayak, di mana pun berada, memiliki peluang yang setara untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Willy saat itu.

Ia menambahkan bahwa visi organisasi adalah menciptakan ekosistem SDM yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi pelaku utama pembangunan. Menurutnya, ICDN harus berada di garis depan untuk menjawab beragam persoalan.

“Kita harus hadir lewat program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari beasiswa, pendampingan akademik, hingga riset budaya dan pemberdayaan ekonomi berbasis pengetahuan,” katanya.

Dirinya juga turut mengangkat keberagaman sosial budaya di Kalsel sebagai modal besar pembangunan. Ia menyebutkan keberadaan berbagai kelompok etnis dan agama, termasuk Dayak yang secara statistik berjumlah kecil, justru menegaskan pentingnya upaya memperkuat jati diri, kapasitas intelektual, dan peluang anak-anak Dayak di masa depan.

Kepada pengurus DPW ICDN Kalsel periode sebelumnya, Willy menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun fondasi organisasi. Ia berharap pengurus baru mampu melanjutkan pondasi tersebut dengan energi baru dan visi yang lebih progresif.

Ia juga menegaskan kembali gerakan besar ICDN yakni “empowering the generation, no Dayak left behind” komitmen untuk memastikan tidak ada anak Dayak yang tertinggal dalam arus perubahan.

Dirinya berharap sinergi antara pemerintah dan komunitas intelektual dinilai penting untuk menghasilkan kebijakan dan program pembangunan SDM yang lebih efektif.

Momentum Muswil tahun ini ditandai dengan pelantikan Ketua DPW ICDN Kalsel terpilih Hasnuryadi Sulaiman, M.A.B., yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalsel. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPN ICDN, disaksikan para peserta Muswil.

Dengan kepengurusan baru dan semangat pembaruan, Willy berharap Muswil ICDN Kalsel 2025 menjadi titik awal penguatan peran ICDN sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat.

“Dayak Bangkit! Dayak Maju! Dayak Indonesia!," seru Willy. (ovi/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#pembangunan daerah #masyarakat dayak #Intelektual #Dayak #Berdaya Saing #mitra strategis #Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional ICDN #Willy Midel Yoseph #pemberdayaan ekonomi