PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memilih konsep sederhana dan berempati dalam menyambut pergantian Tahun Baru 2026. Perayaan akhir tahun digelar tanpa kembang api, diganti dengan doa bersama lintas agama dan konser amal sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan persiapan kegiatan sudah mencapai sekitar 60 persen. Gubernur Kalimantan Tengah juga telah meninjau langsung kesiapan teknis pelaksanaan acara.
“Persiapan saat ini sudah di angka 60 persen. Bapak Gubernur juga sudah meninjau langsung sejauh mana kesiapan teknis, karena Kalteng melaksanakan doa bersama dan konser amal pada malam akhir tahun,” ujar Rangga, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan, kebijakan tidak menyalakan kembang api sejalan dengan imbauan nasional sekaligus wujud empati pemerintah daerah terhadap korban bencana.
“Secara nasional ada imbauan untuk tidak menyalakan kembang api. Pemprov Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti edaran tersebut. Ini bagian dari empati kita terhadap kondisi yang ada,” katanya.
Selain doa lintas agama, Pemprov Kalteng juga menggelar konser amal yang melibatkan mahasiswa dalam penggalangan dana. Kegiatan ini melengkapi bantuan kemanusiaan yang sebelumnya telah disalurkan pemerintah daerah.
“Sebagai informasi, Pemprov Kalteng di bawah arahan Bapak Gubernur sudah menyalurkan bantuan kurang lebih Rp9,1 miliar untuk bencana di Sumatera. Konser amal ini diharapkan bisa menambah kontribusi dan berjalan lancar,” jelasnya.
Doa bersama akan dipimpin oleh pemuka agama masing-masing, sebagai bentuk syukur atas capaian tahun 2025 sekaligus harapan untuk Kalimantan Tengah di tahun 2026.
Untuk hiburan, panitia menghadirkan talent lokal, pertunjukan seni budaya, serta artis nasional Ayu Ting Ting dan Kangen Band.
Rangga juga mengimbau masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga kebersihan, dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (*rif)
Editor : Agus Pramono