PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akhirnya buka suara terkait viralnya video yang memperlihatkan adanya genangan air di dalam Puskesmas Menteng usai diguyur hujan deras pada Jumat lalu. Padahal, fasilitas layanan kesehatan tersebut baru saja rampung menjalani proses rehabilitasi dan kembali dibuka untuk pelayanan masyarakat.
Juru Bicara Pemko Palangka Raya, Sahdin Hasan, menjelaskan bahwa genangan air tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan teknis bangunan puskesmas, melainkan murni akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam waktu cukup lama.
“Faktor utamanya adalah intensitas hujan yang sangat tinggi, sehingga debit air meningkat dan tidak tertampung secara maksimal,” ujar Sahdin, di Puskesmas Menteng, Senin (2/2/2026)
Selain curah hujan, Sahdin menyebut terdapat beberapa faktor pendukung lainnya, seperti ukuran pipa pembuangan menuju drainase primer yang masih terlalu kecil. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya tumpukan sampah yang menutup jalur drainase di jalan samping Puskesmas Menteng.
“Pipa pembuangan ke drainase primer ukurannya relatif kecil. Ditambah lagi ada sampah yang menyumbat saluran drainase di sekitar lokasi,” jelasnya.
Sahdin menepis anggapan bahwa genangan air tersebut disebabkan oleh persoalan teknis atau kesalahan dalam proses rehabilitasi bangunan puskesmas. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena faktor alam yang tidak terduga.
“Kami pastikan tidak ada persoalan teknis bangunan. Ini murni karena tingginya intensitas hujan,” tegas Sahdin.
Sebagai langkah penanganan, Pemko Palangka Raya langsung berkoordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk membuka kembali jalur drainase serta melakukan pelebaran saluran air di Jalan Temanggung Tilung VIII. Saluran tersebut juga dihubungkan ke drainase yang lebih besar agar aliran air dapat tertampung dengan optimal.
“Upaya yang kami lakukan adalah membuka dan memperlebar drainase, sekaligus menghubungkannya ke saluran yang lebih besar agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase, agar fungsi aliran air tetap berjalan dengan baik.
“Mari kita jaga lingkungan bersama, terutama saluran drainase. Ini penting agar tidak terjadi genangan saat hujan deras,” pungkasnya. (ham)
Editor : Ayu Oktaviana