PALANGKA RAYA -Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus memperkuat penerapan sistem transaksi non-tunai di lingkungan pemerintahan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi sekaligus efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Fairid saat menghadiri Launching E-Pahari dan Electronic Data Capture (EDC) PT Bank Kalteng serta Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Kalimantan Tengah yang dirangkai dengan Kick Off Mini Championship TP2DD, di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (9/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Fairid menyampaikan perkembangan digitalisasi transaksi di Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Bank Indonesia, Palangka Raya bahkan berhasil menempati peringkat kedua capaian digitalisasi daerah di wilayah Kalimantan pada 2025.
Menurutnya, posisi Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi menjadi alasan kuat untuk terus mempercepat penerapan sistem transaksi elektronik dalam tata kelola pemerintahan.
“Karena Palangka Raya merupakan ibu kota provinsi, maka penerapan sistem elektronik sangat berpengaruh. Kami juga mendorong penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) hingga 100 persen. Per hari ini seluruh pengajuannya sudah kami sampaikan ke Bank Kalteng,” ujar Fairid.
Ia menjelaskan, penggunaan KKPD menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian TP2DD. Hal tersebut berkaitan langsung dengan percepatan implementasi transaksi digital dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
“TP2DD ini pada dasarnya merupakan upaya percepatan digitalisasi di pemerintah daerah, terutama dalam mendorong penggunaan transaksi digital pada berbagai layanan pemerintahan,” jelasnya.
Ia berharap dengan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Bank Indonesia, percepatan digitalisasi di Palangka Raya dapat terus berkembang sehingga berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik.(ham/ans)
Editor : Ayu Oktaviana