Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ditlantas Polda Kalteng Memetakan 55 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik, Berikut Daftarnya

Agus Pramono • Selasa, 17 Maret 2026 | 10:00 WIB

ilustrasi jalan rusak
ilustrasi jalan rusak

PALANGKA RAYA—Polda Kalteng akan menggelar Operasi Ketupat Telabang 2026 mulai 13 hingga 25 Maret 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Sejumlah titik rawan kecelakaan, kemacetan hingga destinasi wisata menjadi lokasi yang difokuskan dalam pengamanan.

Berdasarkan data Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kalteng tahun 2026, wilayah dengan jumlah titik rawan kecelakaan terbanyak berada di Kabupaten Seruyan dengan delapan titik, disusul Kota Palangka Raya tujuh titik, serta Kabupaten Gunung Mas enam titik.

DAERAH RAWAN LAKA LANTAS DI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2026

1. Palangka Raya – 7 titik

2. Barito Utara – 2 titik

3. Pulang Pisau – 2 titik

4. Murung Raya – 5 titik

5. Kotawaringin Barat – 2 titik

6. Barito Timur – 4 titik

7. Seruyan – 8 titik

8. Sukamara – 4 titik

9. Kotawaringin Timur – 3 titik

10. Lamandau – 1 titik

11. Kapuas – 2 titik

12. Gunung Mas – 6 titik

13. Katingan – 5 titik

14. Barito Selatan – 4 titik

 

Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya mengatakan, pelaksanaan operasi tersebut mengikuti timeline yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

“Operasi Ketupat Telabang 2026 dimulai pada 13 Maret sampai dengan 25 Maret. Sebelumnya, pada 12 Maret akan dilaksanakan apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya kesiapan pengamanan,” ujar Yusep.

Apel gelar pasukan tersebut akan melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, antara lain TNI, Polisi Militer (POM), Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Dinas Kesehatan. Seluruh unsur tersebut akan bersinergi dalam pengamanan selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.

Menurut Yusep, setelah masa Operasi Ketupat berakhir pada 25 Maret, pengamanan tidak langsung dihentikan. Kepolisian masih akan melanjutkan pengawasan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menyesuaikan dengan kondisi arus mudik dan aktivitas masyarakat.

“Prediksi masa libur Lebaran masih berlangsung sampai sekitar 28 Maret. Karena itu setelah operasi selesai, apabila eskalasi aktivitas masyarakat masih tinggi, maka pengamanan akan dilanjutkan melalui KRYD,” jelasnya.

Dalam rangka mendukung pengamanan mudik Lebaran, Ditlantas Polda Kalteng juga telah melakukan pemetaan daerah rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di seluruh wilayah provinsi. Hasil pemetaan menunjukkan terdapat 55 titik rawan kecelakaan yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalteng.(ovi/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#polda kalteng #ditlantas Polda kalteng #titik rawan kecelakaan #arus mudik #operasi ketupat #Operasi Ketupat Telabang 2026 #laka lantas