PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pada 2027. Tiga sektor utama menjadi fokus utama, yakni produktivitas, investasi, dan industri.
Arah kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Jayang Tingang, pertengahan Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan bahwa pembangunan 2027 akan mengusung tema “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintah”. Tema ini dirancang sebagai fondasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, fokus pada tiga sektor tersebut bukanlah kebijakan baru. Pemerintah daerah telah mulai mengarah ke sektor produktivitas, investasi, dan industri sejak 2025, kemudian dilanjutkan pada 2026. Namun, pada 2027, strategi tersebut akan dipertajam agar dampaknya lebih terasa bagi masyarakat.
“Ini adalah kesinambungan kebijakan. Tapi ke depan kita ingin hasilnya lebih konkret, lebih terasa langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan produktivitas akan diarahkan pada penguatan sektor unggulan daerah, sementara investasi akan difokuskan pada kemudahan perizinan dan kepastian usaha.
Di sisi lain, pengembangan industri diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal.
Melalui strategi ini, Pemprov Kalteng menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga pada penguatan sektor hilirisasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dengan sinergi antar sektor tersebut, Kalimantan Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi regional yang berdaya saing tinggi di masa mendatang.(ovi)
Editor : Ayu Oktaviana