Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Inilah Kata-Kata Mutiara dari Gubernur Agustiar Sabran terkait Pertambangan Rakyat di Kalteng

Agus Pramono • Senin, 30 Maret 2026 | 11:40 WIB

Gubernur H Agustiar Sabran berbicara soal pertambangan rakyat di Kalteng. ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Gubernur H Agustiar Sabran berbicara soal pertambangan rakyat di Kalteng. ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

 

PALANGKA RAYA – Sektor pertambangan di Kalimantan Tengah terus menjadi perhatian, seiring besarnya potensi yang dimiliki sekaligus tantangan kompleks yang dihadapi.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmen untuk mendorong tata kelola pertambangan yang berkelanjutan, legal, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam yang melimpah ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menjadi berkah ekonomi, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan kerusakan ekologis dan sosial jika tidak dikelola dengan tepat.

“Kekayaan sumber daya alam (Pertambangan rakyat, red) kita bisa menjadi berkah, tetapi juga bisa menjadi beban bagi generasi mendatang jika tidak dikelola dengan baik,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

 Baca Juga: Kejagung Tetapkan Samin Tan Sebagai Tersangka Kasus Tambang Ilegal PT AKT Murung Raya

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalteng terus berupaya mencari titik keseimbangan antara kesejahteraan rakyat dan kelestarian lingkungan. Salah satu fokus utama adalah penataan sektor pertambangan rakyat yang selama ini masih diwarnai aktivitas tanpa izin.

“Persoalan pertambangan rakyat bukan sekadar masalah teknis perizinan, tetapi juga menyangkut legalitas dan perlindungan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mendorong transformasi nyata dari pertambangan tanpa izin menuju Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang legal, tertata, dan memiliki perlindungan hukum. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat lokal benar-benar mendapatkan manfaat dari kekayaan alam daerahnya, bukan hanya dinikmati oleh segelintir pihak.

Baca Juga: Walhi Kalteng Minta IUP 14 Tambang Zirkon Dicabut Permanen, Jangan Ada Tawar Menawar RKAB

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong praktik pertambangan yang lebih ramah lingkungan melalui pembinaan serta penerapan teknologi tepat guna. Upaya ini dilakukan agar aktivitas pertambangan tidak meninggalkan beban bagi generasi mendatang.

“Kita tidak ingin mewariskan kerusakan lingkungan kepada anak cucu kita. Oleh karena itu, praktik pertambangan harus semakin baik dan berkelanjutan,” tegasnya. (zia/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#aktivitas pertambangan #kesejahteraan masyarakat #kalimantan tengah #Bumi Tambun Bungai #Pertambangan Rakyat #kerusakan ekologis #Wilayah Pertambangan Rakyat #pertambangan