Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kisruh PPP Kalteng, Muswil di Palangka Raya Dibalas Muswil di Kuala Lumpur

Agus Pramono • Selasa, 31 Maret 2026 | 12:43 WIB

PPP Kalteng
PPP Kalteng

PALANGKA RAYA–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalteng kembali terbelah. Kepengurusan partai politik (parpol) berlambang kakbah tersebut terbagi menjadi dua kubu.

Kubu baru muncul tidak berapa lama setelah Faturahman Ruslan terpilih sebagai ketua periode 2026-2031 pada Musyawarah Wilayah (Muswil) Februari lalu di Palangka Raya, kini muncul Muswil tandingan yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia oleh kubu Awaludin Noor.

Pada Muswil X di Palangka Raya menetapkan Faturahman Ruslan sebagai Ketua DPW PPP Kalteng. “Prosesnya berjalan sesuai aturan. Meski dinamis, formatur mencapai kesepakatan terbaik untuk PPP Kalteng ke depan,” ujar Faturahman.

Namun, dinamika internal kembali mencuat setelah kubu Ketua DPW PPP Kalteng sebelumnya, Awaludin Noor menggelar Muswil di Malaysia.

“Saya sudah demisioner per malam tadi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (29/3/2026).

Ia menyebut Muswil tersebut berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, dan dibuka oleh pengurus DPP PPP. Namun, saat dimintai penjelasan lebih lanjut, ia enggan memberikan keterangan rinci. “Nanti ada press release-nya secara lengkap,” ujarnya singkat.

Sementara itu, menanggapi klaim tersebut, Faturahman Ruslan memilih tidak memberikan tanggapan panjang. Ia menilai pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi. “Kalau DPP tidak ada memberi perintah, ya itu versi dia saja, bukan versi DPP,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat PPP terkait klaim demisioner tersebut maupun perubahan struktur kepengurusan DPW PPP Kalteng. Kondisi ini menimbulkan ketidakjelasan di internal partai, khususnya terkait legitimasi kepemimpinan di tingkat wilayah setelah Muswil X. (*rif/ala)

Editor : Ayu Oktaviana
#partai politik #muswil #Partai Persatuan Pembangunan (PPP)