PALANGKA RAYA-Di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat, ribuan warga Palangka Raya kembali menerima bantuan beras dari pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama Perum Bulog Kalteng menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini diarahkan untuk membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.
Penyaluran bantuan tersebut berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dengan total sasaran mencapai 18.669 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 30 kelurahan di Kota Palangka Raya. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, yakni bertambah sekitar 3.649 penerima.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengapresiasi atas kerja sama berbagai pihak dalam menyukseskan program tersebut. Ia menilai kolaborasi yang solid menjadi kunci utama agar bantuan tepat sasaran.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog sangat penting untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, awal April 2026 lalu.
Peningkatan jumlah penerima menjadi indikator bahwa program bantuan pangan semakin menjangkau masyarakat luas. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial, khususnya di sektor pangan.
Data penerima bantuan sendiri mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi dasar dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima bantuan.
Samsul berharap bantuan beras yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia juga menegaskan pentingnya peran perangkat daerah dalam menjaga kesinambungan program serupa.
“Bantuan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban rumah tangga, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah kota juga terus mendorong langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan, mulai dari penguatan distribusi, ketersediaan pasokan, hingga peningkatan produksi pertanian berbasis potensi lokal. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pangan yang lebih tangguh, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (ham/ans)
Editor : Ayu Oktaviana