PALANGKA RAYA-Kabar duka datang dari dunia pendidikan Kalimantan Tengah. Mantan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2001–2005, Napa J Awat SU, meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya, pada usia 78 tahun setelah mengalami sakit dalam yang telah lama dideritanya.
Baca Juga: Napa J Awat, Rektor UPR Periode 2001-2005 Meninggal Dunia di RSUD dr Doris Sylvanus
Kepergian Napa J Awat meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi civitas akademika UPR dan masyarakat Kalimantan Tengah. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan dunia pendidikan.
Dekan FISIP UPR, Prof Bhayu Rhama, menyampaikan bahwa almarhum merupakan pemimpin yang penuh komitmen saat memimpin UPR.
Berbagai kontribusi telah ditorehkan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga memperkuat peran kampus dalam pembangunan daerah.
“Komitmen dan kerja keras beliau akan selalu dikenang dan menjadi bagian penting dalam sejarah UPR,” ujarnya.
Selain sebagai akademisi, Napa J Awat juga dikenal sebagai tokoh adat yang dihormati. Ia kerap diundang dalam berbagai kegiatan adat dan menjadi panutan, tidak hanya bagi kalangan akademisi, tetapi juga masyarakat luas di Kalimantan.
Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Damang Salilah B I Nomor 19, Palangka Raya.
Kepergian Napa J Awat tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan besar berupa dedikasi dan pengabdian bagi dunia pendidikan serta pelestarian nilai-nilai adat di Bumi Tambun Bungai.(*)
Editor : Ayu Oktaviana