Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

PPNI Palangka Raya Merayakan Puncak HUT ke-52 Dengan Menggelar Senam Massal hingga Edukasi Jantung

Kamila • Minggu, 12 April 2026 | 14:27 WIB
DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Palangka Raya dalam puncak perayaan HUT ke-52 yang dipusatkan di kawasan Bundaran Talawang.Kamila/Kalteng Pos
DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Palangka Raya dalam puncak perayaan HUT ke-52 yang dipusatkan di kawasan Bundaran Talawang.Kamila/Kalteng Pos

PALANGKA RAYA-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Palangka Raya menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 yang dipusatkan di kawasan Bundaran Talawang pada Minggu (12/4/2026).

Kegiatan dengan tema Perawat Profesional Sebagai Modal Ekonomi Bangsa Untuk Kesejahteraan Masyarakat ini diisi dengan berbagai agenda, mulai dari senam sehat bersama hingga edukasi penanganan henti jantung bagi masyarakat.

Ketua PPNI Kota Palangka Raya, Wijaya Atmaja Kasuma, mengatakan bahwa perayaan HUT ke-52 ini menjadi momentum bagi perawat untuk menunjukkan profesionalisme sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat.

Ketua PPNI Kota Palangka Raya, Wijaya Atmaja Kasuma hadir langsung di puncak HUT.
Ketua PPNI Kota Palangka Raya, Wijaya Atmaja Kasuma hadir langsung di puncak HUT.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perawat tidak hanya hadir di fasilitas pelayanan kesehatan tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama masyarakat yang beraktivitas di kawasan Bundaran Talawang. Selain itu, PPNI juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Bukit Hindu.

Masyarakat antusias
Masyarakat antusias

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat serta konsultasi kesehatan langsung.

“Kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat mencegah berbagai penyakit,” tuturnya.

Tidak hanya itu, PPNI juga menggelar simulasi dan sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai panduan pertolongan pertama pada kasus henti jantung.

Edukasi ini ditujukan agar masyarakat awam memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat.

Wijaya mengatakan kemampuan melakukan pertolongan pertama sangat penting karena dapat menjadi penentu keselamatan seseorang.

“Peran perawat tidak hanya sebagai tenaga medis tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan tangguh,” katanya.

Perayaan HUT ke-52 PPNI Kota Palangka Raya ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama lebih dari lima dekade.

Melalui momentum ini, PPNI berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.(*)

Editor : Agus Pramono
#hut ke 52 ppni palangka raya #ppni palangka raya #senam #ppni