PALANGKA RAYA — Tanamkan budaya antikorupsi di lingkungan akademik, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya menyelenggarakan Pameran dan Penyuluhan Pendidikan Budaya Antikorupsi, di Auditorim kampus, Kamis (16/4). Ada 42 karya kreatif mahasiswa yang mencerminkan pemahaman serta komitmen generasi muda terhadap nilai-nilai antikorupsi yang dipamerkan.
Kegiatan yang mengusung tema “Menanamkan Kejujuran, Membangun Generasi Berintegritas” ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari jurusan Kebidanan, Gizi, dan Keperawatan. Acara ini menjadi wadah edukatif sekaligus inspiratif dalam memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya budaya antikorupsi.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Grace Mutiara Siregar, mahasiswi jurusan Kebidanan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kehidupan kampus yang transparan dan bersih. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai integritas sejak dini.
Sementara itu, Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Palangkaraya, Dr Nang Randu Utama SPd MA yang hadir mewakili Direktur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan juga harus melibatkan dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
“Saya berharap mahasiswa dapat berperan sebagai agent of change dalam membangun budaya antikorupsi di masyarakat,” kata Nang Randu.
Rangkaian kegiatan dalam acara ini meliputi pameran karya kreatif mahasiswa, penyuluhan materi antikorupsi, diskusi interaktif dan tanya jawab, serta edukasi mengenai nilai-nilai integritas. Sebanyak 42 karya kreatif mahasiswa dipamerkan dalam kegiatan ini, yang mencerminkan pemahaman serta komitmen generasi muda terhadap nilai-nilai antikorupsi.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif mahasiswa dalam membangun budaya yang bersih dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika dapat semakin memahami pentingnya penerapan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas. (sma)
Editor : Ayu Oktaviana