Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kebutuhan Mendesak! Inilah 3 Formasi CPNS Kemenag Kalteng 2026 yang Diusulkan ke Pusat

Dea Umilati • Jumat, 17 April 2026 | 12:30 WIB
Kepala Kanwil Kemenag HM Yusi Abdian bicara soal CPNS 2026
Kepala Kanwil Kemenag HM Yusi Abdian bicara soal CPNS 2026
 
PALANGKA RAYA – Kanwil Kementerian Agama  Kalimantan Tengah (Kemenag Kalteng) mengungkapkan sejumlah formasi prioritas dalam rekrutmen CPNS 2026. 
 
Tiga posisi utama yang paling dibutuhkan yakni penyuluh agama, penghulu, dan guru madrasah.
 
Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka, Kemenag Kalteng Sudah Susun dan Usul Formasi ke Pusat
 
Kemenag Kalteng memastikan telah mengusulkan kebutuhan formasi ASN dan kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat.
 
Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, HM Yusi Abdhian, menjelaskan bahwa kebutuhan tersebut didasarkan pada kondisi riil di lapangan yang masih mengalami kekurangan tenaga.
 
“Yang paling mendesak saat ini adalah penyuluh agama, penghulu, serta guru,” ungkapnya.
 
Kekurangan penyuluh agama menjadi perhatian serius karena perannya yang strategis dalam pembinaan keagamaan dan menjaga kerukunan umat beragama, terutama di wilayah Kalimantan Tengah yang memiliki cakupan geografis luas.
 
Baca Juga: 16 Instansi yang Mewajibkan Sertifikat TOEFL di Seleksi CPNS 2026, Cek Skor Minimalnya
 
Sementara itu, keterbatasan penghulu berdampak langsung pada pelayanan administrasi pernikahan. Di sisi lain, kekurangan guru madrasah juga menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
 
Ketiga formasi ini dinilai sangat vital karena bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, sehingga diharapkan menjadi prioritas dalam penetapan formasi oleh pemerintah pusat.

Tantangan dan Ketatnya Seleksi CPNS

HM Yusi Abdhian, menyebutkan bahwa keterbatasan tenaga masih menjadi persoalan klasik yang perlu segera diatasi.
 
Menurutnya, jika kekurangan ini tidak segera dipenuhi, maka berpotensi menghambat optimalisasi pelayanan keagamaan di masyarakat.
 
Baca Juga: Formasi CPNS untuk Otorita IKN Diprediksi Lebih Banyak, Berikut Gambarannya
 
“Kami berharap pemerintah pusat mempertimbangkan kondisi riil di daerah dalam menetapkan formasi,” ujarnya.
 
Kemenag Kalteng juga menekankan pentingnya pemenuhan ASN tidak hanya dari sisi kualitas, tetapi juga kuantitas agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan di lapangan.
 
Seiring belum adanya jadwal resmi pembukaan CPNS 2026, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap informasi tidak resmi dan hanya mengacu pada pengumuman dari pemerintah.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#cpns 2026 #rekrutmen cpns 2026 #cpns kemenag 2026 #Kemenag Kalteng #pelayanan keagamaan