Langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, Rabu (15/4/2026).
“Tiga aspek krusial menjadi perhatian, yakni keamanan, kelancaran mobilitas, dan kenyamanan jemaah selama perjalanan,” ujarnya.
Zaini menegaskan, kesiapan penyelenggaraan haji tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan koordinasi yang solid antarinstansi. “Pelayanan haji harus kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Saya minta panitia memastikan kelayakan sarana transportasi, kesehatan jemaah, serta keamanannya,” tegasnya.
Selain itu, Pemko juga memberi perhatian khusus pada kondisi kesehatan para jemaah. Pemeriksaan kesehatan dipastikan berjalan optimal guna menjamin seluruh calon haji dalam kondisi siap secara fi sik sebelum diberangkatkan ke tanah suci.
Hal ini dinilai penting mengingat ibadah haji menuntut kesiapan fisik yang prima, terutama dalam menghadapi rangkaian ibadah dengan intensitas tinggi.
Melalui koordinasi yang matang, Pemko Palangka Raya berharap seluruh proses keberangkatan dapat berlangsung tertib dan lancar.
Pemerintah pun optimistis, penyelenggaraan haji tahun ini mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan menjadi salah satu yang terbaik dibanding tahun-tahun sebelumnya.(*)
Editor : Agus Pramono