Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kuota Haji Capai 1.577 Orang, Kanwil Kemenhaj Kalteng Beberkan Jadwal Berangkat dan Rincian Jemaah

Dea Umilati • Kamis, 23 April 2026 | 13:30 WIB
Kepala Kanwil Kemenhaj Kalteng H. Hasan Basri jumpa pers persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.Dhea Umilati/Kalteng Pos
Kepala Kanwil Kemenhaj Kalteng H. Hasan Basri jumpa pers persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.Dhea Umilati/Kalteng Pos
 
 
PALANGKA RAYA - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) memasuki tahap akhir persiapan. 
 
Total sebanyak 1.577 jamaah dan petugas dipastikan akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin secara bertahap mulai akhir April mendatang.
 
Baca Juga: Persiapan Haji Kalteng Masuk Tahap Akhir, 1.577 Koper Jemaah Mulai Didistribusi 
 
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah H. Hasan Basri, menjelaskan bahwa kuota awal Kalteng berdasarkan KMA No 28 Tahun 2025 sebanyak 1.559 orang. 
 
Jumlah tersebut terdiri dari 1.469 jemaah porsi, 78 jemaah prioritas lansia, 3 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 9 Petugas Haji Daerah (PHD).
 
“Dari kuota awal ini kemudian masuk ke tahap pelunasan. Pada tahap pertama, sebanyak 1.547 jemaah berhak melunasi, dan yang melunasi sebanyak 1.375 orang atau 88,88 persen. Sebanyak 172 orang tidak melunasi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
 
Pada tahap kedua, terdapat 126 jemaah yang berhak melunasi, dengan realisasi pelunasan sebanyak 113 orang atau 89,68 persen.
 
Sebanyak 13 orang lainnya tidak melunasi. Secara keseluruhan, jumlah pelunasan mencapai 1.499 orang yang terdiri dari 1.488 jemaah, 2 KBIHU, dan 9 PHD.
 
Selain itu, terdapat dinamika jemaah yang telah melunasi namun menunda keberangkatan. Tercatat sebanyak 6 jemaah utama memilih menunda karena alasan tertentu, seperti meninggal dunia atau kondisi kesehatan permanen berdasarkan keterangan dokter. Selain itu, terdapat pula 8 jemaah dengan status lunas tunda batal visa.
 
“Jadi mereka sebenarnya sudah berhak berangkat, sudah melunasi, tetapi menunda keberangkatan karena kondisi tertentu,” jelas Hasan.
 
Baca Juga: Jemaah Haji Kotim Didominasi Usia Lanjut, Diminta Jaga Fisik Jelang Keberangkatan
 
Dari sisi jemaah cadangan, sebanyak 669 orang berhak melunasi, dan 324 orang di antaranya telah melunasi atau sekitar 48,43 persen. Namun, hanya 85 orang yang akhirnya dapat diberangkatkan tahun ini untuk menggantikan jemaah yang tidak melunasi atau menunda.
 
“Sisanya sebanyak 239 jemaah cadangan yang sudah melunasi belum bisa berangkat karena kuota sudah terpenuhi,” ungkapnya.
 
Dinamika lain juga terjadi pada kuota KBIHU.
 
Dari 3 kuota yang tersedia untuk Kalteng, hanya 2 yang terserap. Satu kuota yang tidak terserap dialihkan ke Jawa Tengah oleh pemerintah pusat. Di sisi lain, Kalteng justru mendapat tambahan 12 kuota jemaah dari Jawa Barat yang tidak terserap.
 
Baca Juga: Pemko Palangka Raya Soroti 3 Aspek Krusial Dalam Penyelenggaraan Haji Tahun 2026
 
“Dengan adanya pengurangan satu kuota KBIHU dan tambahan 12 jemaah dari Jawa Barat, maka kuota Kalteng berubah menjadi 1.570 orang,” jelasnya.
 
Pergerakan jemaah antar provinsi juga memengaruhi komposisi akhir. Sebanyak 15 jemaah dari Kalteng tercatat mutasi keluar provinsi, sementara 5 jemaah dari luar provinsi masuk ke Kalteng.
 
“Dengan perhitungan tersebut, total jamaah yang akan berangkat dari Kalteng sebanyak 1.560 orang, ditambah 17 petugas, sehingga total keseluruhan menjadi 1.577 orang,” jelasnya.
 
Sebaran jemaah haji Kalteng tahun ini didominasi oleh Kabupaten Kapuas sebanyak 320 orang, disusul Palangka Raya 296 orang, Kotawaringin Timur 171 orang, dan Kotawaringin Barat 161 orang.
 
Selanjutnya, Barito Utara sebanyak 112 orang, Barito Timur 103 orang, Barito Selatan 84 orang, Murung Raya 73 orang, Seruyan 59 orang, Katingan 49 orang, Lamandau 47 orang, Pulang Pisau 30 orang, Sukamara 29 orang, dan Gunung Mas 15 orang. Selain itu terdapat 2 pembimbing KBIHU, 9 PHD, serta 17 petugas kloter.
 
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Opsi War Tiket Haji, Solusi Atasi Antrean Panjang Jemaah
 
Untuk jadwal pemberangkatan, kloter pertama Kalteng yang tergabung dalam Kloter BDJ-4 akan masuk Asrama Haji Banjarmasin pada 28 April pukul 06.00 WIB dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 29 April pukul 05.35 WIB.
 
“Kloter pertama ini terdiri dari jamaah Kapuas sebanyak 233 orang, Murung Raya 70 orang, Katingan 49 orang, serta tambahan 2 orang dari Barito Timur yang merupakan jamaah cadangan yang naik menggantikan jamaah Kapuas yang menunda keberangkatan,” paparnya.
 
Ia juga menyebutkan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah direncanakan akan melepas langsung jamaah di Banjarmasin, tanpa seremoni pelepasan di Palangka Raya.
 
“Untuk pelepasan, tidak dilaksanakan di Palangka Raya, tetapi langsung di Banjarmasin. Kami juga masih berkoordinasi terkait teknis seremoni di embarkasi,” tambahnya.
 
Pemberangkatan jamaah Kalteng akan terbagi dalam beberapa kloter, yakni BDJ-4, BDJ-5, BDJ-6, BDJ-7, BDJ-8, hingga kloter terakhir BDJ-19 yang juga akan mengangkut 12 jamaah tambahan dari Jawa Barat.
 
“Kami berharap seluruh jamaah, termasuk 12 jamaah tambahan ini, dalam kondisi sehat sehingga tidak terjadi penundaan keberangkatan,” ujarnya.
 
Dari sisi administrasi, seluruh visa jamaah dan petugas kloter telah terbit, kecuali 4 jamaah cadangan yang baru diusulkan pada 21 April dan masih dalam proses penerbitan visa.
 
Sementara itu, distribusi koper jamaah tengah berlangsung dengan sistem pengiriman bertahap melalui jalur udara.
 
Hingga saat ini, sebanyak 1.051 koper telah diterima dari total kebutuhan 1.577 koper.
 
“Masih ada sekitar 500 koper yang belum tiba dan akan dikirim dalam satu hingga dua hari ke depan melalui penerbangan menuju Banjarmasin dan Palangka Raya,” jelasnya.
 
Baca Juga: Wamenhaj Memastikan Ibadah Haji Tahun 2026 Tak Ada Penundaan Meski Timur Tengah Berggejolak
 
Distribusi koper dilakukan berdasarkan kloter, bukan berdasarkan kabupaten/kota. Sejauh ini, koper untuk kloter BDJ-4 dan BDJ-5 telah didistribusikan ke sejumlah daerah seperti Kapuas, Murung Raya, Katingan, Barito Timur, Palangka Raya, dan Kotawaringin Barat.
 
Sementara distribusi untuk kloter BDJ-6 sudah mulai berjalan, dan sisanya untuk kloter BDJ-7, BDJ-8, serta BDJ-19 masih menunggu pengiriman berikutnya.
 
“Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat,” pungkasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#keberangkatan jemaah haji #Jemaah Haji Kalteng #jemaah haji #ibadah haji #calon jemaah haji