Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Anggota DPR RI Soroti Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan Kalteng Kaltim yang Dipicu Sengketa Lahan

Dea Umilati • Sabtu, 25 April 2026 | 18:45 WIB
Anggota DPR RI H Iwan Kurniawan soroti pembunuhan satu keluarga.
Anggota DPR RI H Iwan Kurniawan soroti pembunuhan satu keluarga.
 
PALANGKA RAYA-Tragedi pembunuhan yang menewaskan lima warga sekeluarga di wilayah perbatasan Kalteng Kaltim, di Barito Utara kembali membuka luka lama konflik agraria di Kalimantan Tengah. 
 
Sengketa lahan yang disebut telah berlangsung lama diduga memuncak pada hari kejadian, hingga berujung pada aksi kekerasan yang merenggut nyawa.
 
Baca Juga: Saksi Mata Beberkan Jumlah Pelaku yang Habisi 5 Orang Satu Keluarga Warga Teweh Timur, Termasuk Bocah 3 Tahun 
 
Anggota DPR RI Dapil Kalteng, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan kasus yang berdiri sendiri. Ia menyebut, konflik lahan kerap menjadi pemicu utama berbagai insiden berdarah di daerah, bahkan dalam beberapa tahun terakhir telah berulang kali menimbulkan korban jiwa.
 
“Akar permasalahannya jelas, sengketa lahan yang sudah lama dan tidak terselesaikan. Akhirnya memuncak dan terjadilah hal yang tidak diinginkan. Sangat mudahnya gara-gara sengketa lahan ini nyawa melayang,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
 
Baca Juga: 5 Warga Teweh Timur Tewas Diserang saat Berada di Dalam Pondok, Berikut Kronologinya
 
Ia mengingatkan, dua tahun lalu juga terjadi bentrokan antara masyarakat sipil dan aparat yang dipicu persoalan lahan perkebunan sawit. Dalam insiden tersebut, korban dari masyarakat juga jatuh. Menurutnya, kejadian-kejadian serupa menjadi bukti bahwa konflik agraria di Kalteng tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.
 
“Belum lagi kasus-kasus lain. Kalau saya ceritakan semua, mungkin tidak cukup waktu. Artinya, sengketa lahan ini persoalan serius yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#perbatasan kalteng kaltim #insiden berdarah #lahan perkebunan #konflik agraria