192 Jemaah Haji Palangka Raya dan Kotawaringin Barat Siap Diberangkatkan
Dea Umilati• Selasa, 28 April 2026 | 12:30 WIB
Koper milik jemaah haji Kalteng siap dibagikan.Dea/Kalteng Pos
PALANGKA RAYA - Sebanyak 192 jemaah haji asal Palangka Raya yang tergabung dalam kloter 5 siap diberangkatkan sebagai gelombang awal musim haji tahun ini.
Dari total 296 jemaah, keberangkatan tahun ini dibagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5, 7, dan 8. Kloter 5 menjadi rombongan pertama yang akan diberangkatkan dan dijadwalkan dilepas secara resmi pada Rabu pagi besok.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa kloter 5 berjumlah 192 jemaah dan akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Kotawaringin Barat.
Pelepasan dijadwalkan berlangsung pagi hari oleh Wali Kota Palangka Raya.
“Untuk efisiensi waktu, pelepasan besok akan digabung dengan kloter 7 dan kloter 8. Meskipun jadwal masuk asrama haji berbeda, kami hadirkan bersamaan agar tidak berulang-ulang kegiatan,” ujar Fauzi, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, kloter 5 dijadwalkan masuk asrama haji pada sore hari setelah perjalanan darat dari Palangka Raya. Selama perjalanan, jemaah akan transit di dua titik untuk beristirahat dan menjalankan ibadah.
“Rencananya kami akan singgah di Pulang Pisau, tepatnya di Rumah Makan Candi Laras untuk sarapan sekaligus salat zuhur. Kemudian di wilayah Barito Kuala, jemaah kembali singgah di dua masjid, yakni Masjid Jamhur Aisyah dan Masjid Al-Fatah untuk keperluan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk pengiriman koper, Fauzi menyebut hanya jemaah kloter 5 yang melakukannya hari ini, lebih awal, mengingat jadwal keberangkatan yang lebih cepat.
Terkait kesiapan, pihaknya mengimbau jemaah untuk memperhatikan perlengkapan pribadi, termasuk mengenakan seragam dan slayer saat keberangkatan. Selain itu, jemaah juga diminta membawa obat-obatan pribadi sesuai anjuran dokter.
“Kami sarankan membawa barang secukupnya saja. Tidak perlu berlebihan, karena kebutuhan di sana bisa dipenuhi. Yang penting jangan membawa barang yang dilarang maskapai seperti benda tajam, alat listrik seperti setrika atau rice cooker, hingga makanan beraroma menyengat seperti ikan pakasam atau wadi,” tegasnya.
Fauzi juga memastikan bahwa jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda akan mendapat perhatian khusus. Dari kloter 5, terdapat delapan jemaah yang menggunakan kursi roda dan sebagian besar telah didampingi keluarga.
“Pendamping dari keluarga tetap ada, tapi tim kami juga siap membantu. Kami sudah atur agar mereka tidak terpisah, baik di bus maupun selama perjalanan. Insyaallah semua aman dan terlayani,” katanya.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Palangka Raya ini juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan stamina yang baik, sehingga jemaah diimbau menjaga pola makan, istirahat cukup, serta tetap berolahraga ringan.
“Kami juga minta jemaah menjaga kekompakan dan mengikuti arahan ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tim kesehatan. Jangan memaksakan ibadah sunah jika kondisi tidak memungkinkan, karena puncak haji membutuhkan fisik yang prima,” ujarnya.
Selain itu, Fauzi juga mengingatkan jemaah agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang beredar, termasuk informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Fokus saja pada ibadah. Jangan terpengaruh berita hoaks atau isu-isu yang tidak jelas. Ikuti arahan petugas, insyaallah semua akan berjalan lancar dan jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik,” pungkasnya.(*)