Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Gubernur Agustiar Sabran ke Kaltim dan Langsung Bertemu Dengan Tokoh Adat Dayak, Ada Apa?

Novia • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:00 WIB
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran (tengah) saat berdialog bersama tokoh-tokoh Dayak Kaltim.Humas
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran (tengah) saat berdialog bersama tokoh-tokoh Dayak Kaltim.Humas
 
 
 
BALIKPAPAN-Menguatkan simpul persaudaraan Dayak lintas provinsi, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar pertemuan bersama tokoh-tokoh adat Kalimantan Timur di Restoran Laut Biru, Senin (4/5/2026).
 
Forum ini menjadi ruang konsolidasi budaya dan kebangsaan, sekaligus penegasan komitmen bersama menjaga harmoni sosial di tengah percepatan pembangunan Kalimantan.
 
Silaturahmi yang berlangsung hangat itu dihadiri Dewan Adat Dayak (DAD) Balikpapan, tokoh Dayak Kenyah, Lundayeh, Dayak Paser, Dayak Paser Balik, Kapakat Isen Mulang, serta perwakilan Dusmala. 
 
Dialog terbuka antara pemerintah dan unsur adat menjadi inti pembahasan, terutama terkait peran masyarakat Dayak dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
 
Gubernur dalam kesempatan tersebut menekankan kekuatan Kalimantan tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada persatuan dan nilai budaya yang diwariskan turun-temurun. Ia menilai, sinergi antarkomunitas Dayak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur perlu terus diperkuat agar mampu menjadi penyangga stabilitas daerah.
 
“Persaudaraan ini adalah modal besar. Ketika komunikasi terjaga dan kebersamaan dirawat, kita bisa menghadapi berbagai tantangan pembangunan dengan lebih bijak dan solid,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
 
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga identitas dan kearifan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan.
 
Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar masyarakat adat terlibat aktif dalam perencanaan maupun pelaksanaan program pembangunan.
 
Para tokoh adat yang hadir menyambut positif pertemuan tersebut. Mereka berharap komunikasi lintas provinsi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga hubungan kekeluargaan antarwarga Dayak tetap terjaga dan semakin kokoh.
 
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal memperdalam koordinasi dan mempererat jejaring kebudayaan lintas Borneo. Dengan semangat gotong royong dan nilai adat yang kuat, masyarakat Dayak diyakini mampu terus berkontribusi dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong kemajuan Kalimantan secara menyeluruh.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#agustiar sabran bertemu tokoh adat #suku dayak #Dewan Adat Dayak #Dayak #budaya Dayak