KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada periode 6 hingga 8 Mei 2026.
Sejumlah daerah diprediksi berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Dalam rilis Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, kondisi ini dipicu oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 2 di wilayah Samudra Hindia dan berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah.
“Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau di fase 2 (Indian Ocean), yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Secara spasial, MJO terpantau aktif di Kalimantan Tengah,” demikian keterangan BMKG, Rabu (6/5/2026).
Selain itu, pola belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) juga terpantau di wilayah Kalteng. Kondisi tersebut diperkuat oleh kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer lokal yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.
“Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalimantan Tengah,” lanjutnya.
Pada Rabu (6/5/2026), wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Murung Raya dan Barito Utara.
Kemudian pada Kamis (7/5/2026), potensi cuaca ekstrem meluas ke sejumlah wilayah bagian utara dan tengah, di antaranya Kotawaringin Timur bagian utara, Seruyan bagian utara, Katingan bagian utara, Gunung Mas, Barito Selatan bagian utara, serta Kapuas bagian utara.
Sementara pada Jumat (8/5/2026), hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah kembali masuk dalam kategori waspada. Daerah yang diprediksi terdampak antara lain Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan disertai petir, angin kencang, bahkan berpotensi angin puting beliung.
“Tetap waspada potensi hujan lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalimantan Tengah,” tulis BMKG.
Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari kondisi cuaca tersebut, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
BMKG mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun tinggal di wilayah rawan bencana. (*)
Editor : Agus Pramono