PALANGKA RAYA-Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kembali menorehkan prestasi di tingkat regional.
Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Palangka Raya berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, Selasa (5/5/2026).
Adapun tiga kategori yang berhasil diraih yakni peringkat II untuk penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, peringkat II penurunan tingkat pengangguran, serta peringkat II kategori creative financing.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya juga memperoleh insentif fiskal dengan total nilai Rp6 miliar. Fairid menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Ia menilai, capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, ketiga penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Palangka Raya, serta pastinya berkat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Ini adalah bukti nyata program-program strategis yang kita jalankan selama ini berada di jalur yang tepat dan berdampak langsung,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan penghargaan tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Justru, menurutnya, pencapaian ini harus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan.
“Tantangan ke depan tentu masih banyak. Capaian positif dalam menekan angka stunting, mengurangi kemiskinan, serta menurunkan tingkat pengangguran ini justru menjadi pemacu semangat kami untuk bekerja lebih keras lagi,” tegas Fairid.
Lebih lanjut, ia memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akan terus mengembangkan inovasi pembiayaan pembangunan melalui skema creative financing guna mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan terus memaksimalkan berbagai inovasi, termasuk creative financing, agar pembangunan kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana