Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sidak SPBU di Palangka Raya, Petugas Temukan Dugaan Barcode Bodong hingga Mobil Pelangsir BBM

Agus Pramono • Kamis, 7 Mei 2026 | 19:32 WIB
Mobil diduga milik pelangsir di SPBU S Parman diangkut petugas.
Mobil diduga milik pelangsir di SPBU S Parman diangkut petugas.

 PALANGKA RAYA – Tim gabungan Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Rabu (6/5/2026). 

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah dugaan pelanggaran terkait penyaluran BBM subsidi.

Salah satu temuan berada di SPBU Jalan Bukit Keminting. Petugas mendapati seorang pembeli Pertalite yang diduga menggunakan barcode tidak sesuai saat melakukan pengisian BBM subsidi.

Tak hanya itu, pengawasan juga dilakukan di SPBU Jalan S. Parman. Di lokasi ini, tim menemukan sebuah kendaraan yang diduga digunakan untuk aktivitas melangsir BBM subsidi.

Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan kendaraan tersebut langsung diamankan ke Markas Komando Satpol PP untuk proses pendataan lebih lanjut.

“Untuk sementara yang di S. Parman tadi kita bawa ke Mako dulu. Kami harapkan pemilik kendaraan datang ke kantor untuk pendataan. Kalau tidak, nanti akan kami lihat langkah selanjutnya,” ujarnya kepada awak media.

Mobil dan Jerigen BBM Ditemukan di Jalan Kapuas

Selain di kawasan SPBU, petugas juga menemukan satu unit mobil lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelangsiran BBM di kawasan Jalan Kapuas.

Di dekat kendaraan tersebut, petugas menemukan sembilan jerigen berukuran lima liter. Dua di antaranya diketahui dalam kondisi penuh berisi BBM.

Meski demikian, Berlianto menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum bisa memastikan kendaraan tersebut digunakan untuk praktik pelangsiran ilegal.

Menurut pengakuan pemilik, kendaraan itu sedang dalam kondisi rusak dan diperbaiki. Namun, petugas tetap melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan dugaan tersebut.

“Yang di Jalan Kapuas masih kami koordinasikan dengan Polres. Kalau dari spesifikasi mobil memang mengarah ke sana, tetapi kami tidak bisa langsung menuduh. Nanti penyidik yang akan menentukan apakah penggunaannya sesuai peruntukan atau tidak,” jelasnya.

Sidak ini dilakukan sebagai upaya pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.(*)

 

Editor : Agus Pramono
#spbu antre #pelangsir ditangkap #antrean spbu palangka raya #bbm